SDN Blimbing 3 Dikunjungi Pemuda Empat Negara


MALANG - ENAM pemuda dari empat negara, Tiongkok, Rusia, Mesir dan Jepang melakukan kunjungan ke SDN Blimbing 3, kemarin. Anggota organisasi internasional AIESEC itu datang untuk mengenalkan budaya khas tiap negara.
Olive, pelajar asing dari China tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mengakrabkan diri dengan siswa. Karena itulah, ia menunjukkan makanan khas Tiongkok yang juga banyak dijumpai di Indonesia.
 “Kalau di Indonesia, makananan ini namanya apa?” tanya Olive, saat layar presentasi menunjukkan gambar sebuah makanan.
“Lumpia!,” siswa serentak menjawab.
 Iya, lumpia berasal dari Tiongkok. Namun di Indonesia, bahan isiannya telah disesuaikan dengan khas masing-masing daerah.
Tak hanya presentasi, siswa juga diberikan pertanyaan seputar materi yang sudah disampaikan, salah satunya dari suku manakah Olive berasal. Siswa yang dapat menjawab dengan benar, mendapatkan souvenir berupa pembatas buku dengan hiasan khas Tiongkok.
Kedatangan mahasiswa asing ini dalam rangka program Beautiful Malang, pengenalan kota Malang kepada mahasiswa asing yang tergabung dalam organisasi AIESEC. Selain belajar membuat topeng malang, mengunjungi berbagai tempat kebanggan kota Malang, belajar tarian, mereka juga melakukan roadshow ke sekolah untuk mengenalkan budaya mereka, sekaligus dipertontonkan gelaran budaya dari siswa SD.
“Yang jelas tadi anak-anak semangat banget, sampe ada yang minta tanda tangan juga seolah teman-teman bule ini artis. Seru dan fun, kita nggak cuman kasih materi tapi juga kuis-kuis dari materi. Yang bisa jawab, dikasih souvenir dari negara masing-masing,” kata Olivia Martha, mahasiswa AIESEC UB yang bertugas sebagai panitia acara.
Sebagai penyambutan, siswa menghadirkan tari Rampak, karawitan, dan barisan penyambut tamu sambil mengibarkan bendera sekolah. Kegiatan berlangsung seru khas anak-anak. Antusiasme mereka bahkan masih terlihat hingga rombongan sedang menunggu mobil jemputan di gerbang sekolah. Meski bel masuk pelajaran berbunyi, siswa berbaris rapi di garis gerbang sekolah hanya untuk melihat lebih lama bule-bule yang datang ke sekolah mereka.
Kepala SDN Blimbing 3 Suryatiningsih merasa senang atas kedatangan rombongan mahasiswa AIESEC tersebut.
“Persiapannya biasa saja, kebetulan untuk karawitan dan tari ini memang sudah rutin berlatih. Kami juga sering menyambut tamu,” ujarnya.
Baginya, kegiatan ini tak hanya sebagai media belajar siswa, namun motivasi siswa untuk dapat melakukan perjalanan ke luar negeri.
“Dengan ditunjukkan gambar-gambar di luar negeri tadi, bisa memotivasi anak untuk datang ke sana dan melihat langsung keindahan negaranya. Berarti juga mendorong anak untuk belajar dan pintar bahasa Inggrisnya,” imbuhnya.
Tak ingin membuat mereka pulang dengan tangan kosong, siswa membawakan souvenir berupa penutup tudung saji batik karya mereka sendiri yang dikemas apik dan dihias dengan pita. Batik tersebut adalah hasil karya siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler membatik di sekolah. (mg19/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :