Mahasiswa Dilatih Mahir Urusan Perbankan

 
MALANG - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unmer menyusun kurikulum kompetitif dalam bentuk mata kuliah sistem perbankan. Perbedaan mata kuliah sistem perbankan ini lebih kepada kompleksitas perkuliahan yang diajarkan sekaligus setiap tahunnya dievaluasi.
“Kami mencari keunikan tersendiri pada FEB Unmer dengan mata kuliah sistem perbankan yang merupakan pelatihan perbankan secara nyata untuk mahasiswa,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmer, Dr Rudy Wahyono MSi yang ditemui Malang Post.
Dia melanjutkan, pelatihan tersebut diterapkan nyata seperti sistem diperbankan umumnya. Tak hanya mempelajari bagian front office saja, di FEB Unmer juga mempelajari mulai teller, customer service, kredit, deposito, giro, hingga melakukan tahap transaksi, penentuan aset dan jaminan gedung. 
“Detail sekali pembelajarannya, jadi tak hanya front office saja tapi juga back office karena lulusan nanti memang dipersiapkan untuk siap kerja,” ungkapnya.
Selain kurikulum, dosen pengajar FEB Unmer juga pernah melalui tahapan pembelajaran yang sama. Sebab, 12 dosen juga mengikuti program magang termasuk Dekan FEB, Dr Rudy Wahyono MSi. Dia mengaku, juga mendapati program magang dosen di Bandung baik untuk pemantapan materi maupun prakteknya. 
Untuk implementasi saat ini, proses link and match antara Universitas dengan perbankan tidak optimal lagi seperti dulu. Dalam mempelajari sistem perbankannya sudah tak leluasa, sebab perbankan saat ini juga memperhatikan program internalnya. 
“Perbankan saat ini sedang terpuruk sehingga proses link and match tidak seperti dulu untuk perkuliahan. Link and match dengan perbankan sekarang lebih susah,” bebernya.
Meski begitu, FEB Unmer terus bekerja sama dengan perbankan dalam hal pemagangan. Sebagian besar mahasiswa D3 Keuangan dan Perbankan yang magang akan langsung direkrut. Sehingga FEB Unmer juga membekali mahasiswa untuk memiliki memiliki berbagai macam ketrampilan sesuai dengan peminatannya yang dimulai pada semester tiga. 
“Mahasiwa sudah diarahkan untuk memiliki keterampilan sesuai peminatan mulai semester tiga. Kalau program pemagangan, banyak kok yang langsung direkrut setelah magang. Selain mereka juga tertarik dibidang lain, misalnya entrepreneur. Sekitar 15-20% mahasiswa FEB Unmer juga berwirausaha,” imbuhnya. (mg3/oci) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :