Malang Punya SMP Khusus Calon Atlet Bola

 
MALANG - Sekolah sepak bola yang salah satu pemiliknya adalah legenda sepak bola asal Malang, Aji Santoso membuka sekolah umum yakni Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menerapkan kurikulum khusus untuk mendukung para calon atlet sepak bola. SMP ASIFA itu diresmikan, Kamis (26/4), di komplek akademi yang berada di kawasan Griya Shanta Blok J Kota Malang. 
"Ini merupakan akademi sepak bola pertama di Malang yang memiliki sekolah sendiri. Sebelumnya, Asifa bekerja sama dengan beberapa sekolah tingkat SD, SMP dan SMA untuk memberikan pendidikan kepada siswa ASIFA. Tetapi sekarang kami punya SMP sendiri," ujar Kepala SMP ASIFA, Imam Subkhi Abdul Rokhim, kemarin.
Menurutnya, dasar ASIFA mendirikan SMP tersebut adalah adanya perbedaan yang sulit diatasi antara kebutuhan atlet sepak bola, khususnya ASIFA, dengan pendidikan konvensional.  
“Seperti misalnya di sekolah negeri. Anak dengan bakat olahraga, seperti sepakbola ini misalnya, sangat sulit untuk bisa mengikuti jam sekolah standar. Apalagi kalau sedang ada kompetisi, atau kejuaraan, izin dari sekolah umum sulit didapat untuk cuti dalam waktu yang lama,” tutur Imam.
Untuk itulah, SMP ASIFA akhirnya didirikan dan sekolah tersebut akan memikirkan jam khusus yang fleksibel, sesuai dengan kebutuhan anak yang punya kelebihan di bidang olahraga sepak bola. 
“Jam sekolah kami juga hanya sampai jam 12 siang. Setelah itu kami paham, kalau yang atlet atau pesepakbola bisa berlatih di sore hari. Ini yang tidak ada di di sekolah umum. Begitu juga ketika anak- anak sedang ada kejuaraan atau kompetisi. Maka jam sekolah dan tugas akan disesuaikan dengan waktu bertanding,” imbuhnya.
Saat ini SMP ASIFA sendiri masih memiliki 30 murid kelas 7 dan 8 yang dibagi dalam tujuh kelas. Sementara murid kelas 9, untuk sementara dititipkan di beberapa SMP negeri atau swasta yang sebelumnya sudah bekerja sama dengan ASIFA. Sebelum adanya SMP ASIFA, para siswa tadi belajar dengan metode homeschooling.
Sementara Sekjen Pusat Analisi dan Sinkronisasi Kebijakan Kemendikbud Ian Iapoh M.R Simarmata, yang juga turut hadir dalam pembukaan, menerangkan bahwa pihaknya menyambut baik sekolah dengan basis kompetensi khusus seperti ASIFA ini.
Ia juga berpesan, agar ASIFA tidak melulu fokus di sepak bola, namun juga menjaga dan terus meningkatkan prestasi akademis para siswanya.
“Kami dari Kemendikbud tentu sangat mendukung. Sekolah berbasis olahraga seperti ini harus terus ditambah di Indonesia. Semoga nanti SMP ASIFA tidak hanya berprestasi di bidang olahraga namun juga akademik,” ungkap Ian dia.
Sedangkan Aji Santoso yang tidak bisa hadir dalam pembukaan tersebut karena tengah mendampingi Persela Lamongan untuk persiapan Liga 1, mengakui senang dengan adanya SMP di ASIFA. Dia bersama manajemen mengakui telah lama berusaha untuk membuat sekolah sendiri.
"Setelah melewati proses panjang, akhirnya ada SMP ASIFA. Ini bisa jadi contoh di daerah lain untuk memiliki sekolah khusus atlet sepak bola. Semoga nantinya kami bisa memberikan sumbangsih untuk Kota Malang dan Indonesia," kata Aji. (ley/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...