SMKN 6 Malang Luncurkan Program 4 Tahun


MALANG - SMKN 6 Malang meluncurkan program empat tahun pada jurusan Sistem Informasi, Jaringan dan Aplikasi atau disingkat SIJA. Jurusan ini siap dibuka saat penerimaan peserta didik baru Juli mendatang. Untuk tahun pertama, sekolah hanya membuka satu kelas saja dengan kapasitas sekitar 36 siswa.
SIJA akan menjadi jurusan ke-9 SMKN 6 Malang setelah delapan jurusan lainnya seperti Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), Teknik Pemesinan (TPm), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Komuter Jaringan (TKJ), Teknik Alat Berat (TAB), Teknik Kendaraan Ringan dan Omtomotif (TKRO), dan Teknik Ototronik (TOT). Program empat tahun ini juga untuk melaksanakan program pemerintah mengenai revitalisasi SMK dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya sain Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.
 Kepala SMKN 6 Malang, Drs. Eko Pudjimartono, menyampaikan, dibukanya SIJA ini selain menjawab revitalisasi juga karena dalam masyarakat tuntutan kompetensi lulusan SMK semakin tinggi dari yang sudah ada saat ini. Sehingga dari situlah sekolah menimbang dan memutuskan membuka program SIJA pada tahun ini.
”Kami melihat banyak sisi untuk membuka program ini, mulai dari peluang kerja, tuntutan masyarakat, dan juga kompetensi sekolah yang sangat mungkin membuka jurusan itu,” ujar Eko.
SIJA yang ditempuh dalam waktu empat tahun tentu memiliki banyak keunggulan dibanding jurusan dengan masa tiga tahun. Baik secara komptensi maupun mental siswa lebih teruji, karena materi maupun praktiknya lebih detail dan dalam. Bahkan untuk magang kerja durasinya lebih panjang sekitar satu tahun, sehingga siswa pada program ini lebih siap terjun langsung ke dunia kerja.
Jurusan SIJA lulusannya nanti akan menjadi siswa yang terampil di bidang pengembang sistem informasi (IS Developer), mobile programmer, konsultan dan integrator sistem, akademisi sistem dan informasi (IS Academician). Selain itu, mereka juga akan mahir tata kelola teknologi informasi, serta sistem jaringan dan komunikasi. Bahkan lulusannya juga bisa menjadi wirausaha teknologi informasi.
”Ke depannya SMKN 6 Malang juga akan menjalin kerja sama dengan kampus-kampus di Malang Raya supaya lulusan program SIJA mendapatkan pengakuan yang setara dengan tingkat D1, ini akan berguna ketika mereka melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujar Eko.
Sementara itu, waka kurikulum, Agung Priyadi, ST.,MM, menambahkan, ketika nanti semua operasional misalnya saja pabrik dikaitkan dengan IT dan mesin sudah tergilas oleh IT, maka SMKN 6 Malang sudah siap dengan adanya program SIJA ini. Melihat SDM dan sarana yang ada di sekolah sangat memungkinkan untuk mengembangkan materi SIJA.
”Sehingga targetnya empat tahun ke depan kami punya lulusan yang sudah siap untuk terjun menghadpi tantangan tersebut terutama di bidang IT,” kata Agung.
Terlebih, nantinya mesin akan dikontrol terus oleh otomasi dan IT yang memungkinkan peran manusia akan sangat berkurang. Oleh sebab itu SMKN 6 Malang menghadapinya dengan menyediakan  porgram SIJA untuk meningkatkan daya saing.
”Program SIJA empat tahun tentu akan sangat berbeda, misalnya saja ketika mereka lulus baik dari level, kompetensi, dan strata kepegawaiannya di atas yang hanya menempuh sekolah selama tiga tahun. Meskipun di Malang belum familiar, namun kami merintis mulai sekarang supaya ketika SMK semuanya diberlakukan sekolah empat tahun, kami sudah siap dan berpengalaman,” papar Agung.
Adanya program empat tahun di SMKN 6 Malang tentu bukan hal yang mudah. Pasalnya sekolah mempersiapkannya selama satu tahun hingga benar-benar siap baik dari perizinan maupun studi kelayakan lapangan. (mg7/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :