Pecinta Anime dan Cosplay Bertemu di FIB UB

 
MALANG – Puluhan penggemar anime dan cosplayer tumpah ruah di depan halaman Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UB, kemarin. Pasalnya, acara tahunan Isshoni Tanoshimimashou ke-13 kembali digelar lebih meriah dengan pertunjukkan omi koshi dan seni beladiri Jepang. Animo tahun ini yang tinggi, membuat penggemar anime dari berbagai daerah berdatangan, bahkan rela menjahit kostum cosplaynya sendiri untuk tampil maksimal.
“Tahun ini saya memerankan anime dari Jirou Tachi pada game touken ranbu. Saya menjahit sendiri kostum sekaligus aksesori dan pedangnya,” ujar salah satu cosplayer, Nanda Riski yang ditemui Malang Post, kemarin.
Siswa SMAN 1 Pandaan yang baru mengikuti UNBK ini, mengaku menyukai anime dalam game yang juga digemari kalangan perempuan ini. Mengagumi sang tokoh yang memiliki sifat manja namun mampu melindungi kakaknya tersebut.“Saya bahkan rela menjahit kostum ini sendiri dengan aksesori selama tiga hari. Tahun lalu, saya juga membuat kostum anime dan yang sulit adalah kostum lady ciel dengan gaun yang rumit,” ujar siswa yang baru mendaftarkan diri di SBMPTN sastra China UB ini.
Milenia Miki Osanaya, teman satu almamater Nanda, mengaku juga meminta dibikinkan desain ke Nanda. Memerankan anime Humora Akemi, dia terbilang sering mengikuti Isshoni Tanoshimimashou setiap tahunnya. Dia mengaku kagum dengan Jepang sejak lama karena tergolong negara maju yang memiliki budaya unik dan menerapkan disiplin tinggi. 
“Saya rasa Indonesia harus meniru budaya Jepang yang disiplin tinggi. Saya sudah ketiga kalinya mengikuti Isshoni Tanoshimimashou dan minta didesainkan Nanda untuk kostumnya,” ujar siswa yang lolos SNMPTN jurusan sastra Jepang itu. (mg3/oci)  

Berita Terkait

Berita Lainnya :