Targetkan Profesionalitas Guru PAUD


PENDIDIKAN – Para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Jawa Timur nampaknya lebih tegang dari biasanya ketika harus mendongeng di depan dewan juri dalam rangkaian semarak hardiknas 2018 di VEDC, (26/04) lalu. Berbagai ide cerita yang kreatif mereka tampilkan, bahkan melalui media tambahan seperti boneka hingga aksesoris kardus yang dihias. Mendongeng bagi guru PAUD diyakini sebagai media yang ampuh dalam menanamkan karakter anak.
“Mendongeng menurut saya penting sekali, khususnya untuk menanamkan karakter anak yang bersifat positif sebagai media belajar juga. Saya berharap lewat mendongeng mampu memotivasi anak dalam mengambil sisi positif dari kisah yang diceritakan,” ujar Eki Putri Meirinda, salah satu Peserta Dongeng, yang ditemui Malang Post.
Guru KB Al Ghoniyah Lowokwaru kota Malang tersebut mengaku karena dia mengisahkan cerita fabel yakni ulat, maka dia juga mempersiapkan properti pendukung seperti membuat media pohon. Guru yang berhobi  menyanyi ini merasa tertantang dengan mendongeng. Sebab, sebagai guru perlu lebih percaya diri dalam meyakinkan anak sekaligus mencari cara bagaimana mendongeng tak membosankan.
“Kami tentu perlu belajar terus, karena dalam mendongeng butuh teknik khusus. Nah, melalui lomba dongeng dapat digunakan sebagai media belajar guru untuk beragam teknik mendongeng,” ungkapnya.
Setidaknya, sebanyak 42 peserta guru PAUD se-Jawa Timur berpartisipasi dalam lomba dongeng yang digagas Dinas Pendidikan kota Malang ini. Isi dari dongeng para peserta harus memenuhi empat aspek dari 13 karakter anak usia dini, yakni kedisiplinan, tanggungjawab, kejujuran, dan kerja sama atau tolong menolong.
“Kami harapkan dapat muncul guru PAUD di Jawa Timur yang memiliki kompetensi mendongeng. Sebab, lewat dongenglah sebagai media penanaman karakter pada anak,” tutur Salah satu dewan juri dari PAUDDIKMAS Jawa Timur, Suharjo.  (mg3/adv/oci)

Berita Lainnya :