Chef Station: Asyiknya Belajar Bahasa Sambil Memasak di EF English First Sawojajar


PENDIDIKAN - Sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur, Malang dikenal sebagai kota pariwisata dan pendidikan. Keberadaan perguruan tinggi terbaik, lokasi yang dikelilingi pegunungan, serta udara sejuk menjadikannya kondusif dan nyaman sebagai pusat lingkungan pembelajaran.
Selama lebih dari 17 tahun kehadirannya di kota Malang, EF English First dengan konsisten memperhatikan pentingnya kondusivitas lingkungan belajar, sebagaimana ditunjukkan oleh keberadaan sekolah pertamanya yang terdapat di Jalan Merbabu no 38 Malang. Sejak lama sekolah ini telah memberi kenyamanan bagi ribuan siswanya mempelajari bahasa Inggris di sana dan merasakan manfaatnya dalam karir dan kehidupan pribadi mereka.
Kini, kenyamanan yang sama tercermin pula pada sekolah kedua EF English First Malang di Ruko WOW Sawojajar yang resmi dibuka September 2017 tahun lalu. Gedung sekolah baru ini dibangun dengan desain khusus dari arsitek interior in-house EF, mengikuti standar sekolah EF di seluruh dunia yang menciptakan lingkungan belajar yang optimal.
“Desain minimalis dan elegan yang selama ini melekat pada sekolah-sekolah EF lainnya mendapat sentuhan baru bagian dari inovasi EF yang terus berlanjut dalam menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Desain khusus yang telah hadir di Sawojajar itu bernama EF Chef Station,” kata Center Manager EF English First Sawojajar, Putri Hapsari.

Chef Station: Mencoba Resep dari Wales hingga Italia
Belajar membutuhkan praktek. EF Chef Station adalah area khusus bagi siswa memperoleh banyak kesempatan melakukannya. Berkonsep tata ruang kitchen yang homey untuk menghadirkan lingkungan berbahasa Inggris yang menyenangkan.
Melalui EF Chef Station siswa diajak untuk langsung berpartisipasi dalam membuat beragam kreasi masakan dari berbagai negara sambil menambah kosakata bahasa Inggris mereka. Telah banyak resep yang dipraktekkan para siswa pada station ini. Beberapa di antaranya adalah resep-resep seperti parfruit, chocolate truffle, banana bread, welsh cake, hingga italian pizza.
“Dengan panduan langsung dari guru native dan lokal, siswa memiliki wadah mempraktekkan bahasa Inggrisnya dengan percaya diri dalam bersosialisasi sambil memperluas wawasan budaya internasional yang mereka miliki,” ujar Putri Hapsari.

Penguasaan bahasa Inggris untuk siswa usia 3 - 17 tahun ke atas
Dengan misi membuka dunia melalui pendidikan, EF sejalan dengan para orangtua yang percaya akan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Oleh karenanya EF telah berinvestasi penuh dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang mengakomodasi kebutuhan belajar bahasa Inggris siswa berusia 3 hingga 17 tahun ke atas, melalui kolaborasi unit-unit penelitian EF di Shanghai, Zurich, dan Universitas Cambridge yang menghasilkan sistem EFEKTA ™, terintegrasi dalam seluruh kurikulumnya.
“EF mengerti kebutuhan dalam perjalanan mempelajari bahasa baru, yakni guru terbaik, lingkungan kelas yang memberi inspirasi, metodologi tercanggih, dan inovasi tanpa henti. Bersama EF, siswa tak hanya akan belajar bahasa Inggris, melainkan belajar cara berbicara dengan dunia.” pungkasnya. (ae6/adv/nda)

Berita Terkait

Berita Lainnya :