Paragraf Ilmiah Pun Harus Cantik


PENDIDIKAN - Sekolah Pascasarjana Unitri mengadakan pelatihan penulisan buku ilmiah tingkat dasar, kemarin. Bertepatan dengan peringatan hari pendidikan nasional, kegiatan yang digelar di GOR Unitri ini untuk membangkitkan gairah menulis buku ilmiah. Pelatihan diikuti sebanyak 250 peserta dari dosen seluruh Indonesia, guru, mahasiswa sarjana dan pascasarjana Unitri.
"Sebenarnya menulis itu mudah, hanya saja sebagian masih belum memiliki ilmunya. Sehingga dalam kegiatan ini, peserta baik guru, dosen atau mahasiswa diharapkan mampu menerapkan strategi pada pelatihan nanti," ujar Dekan Sekolah Pascasarjana Unitri, Cakti Indra Gunawan SE MM PhD yang ditemui Malang Post, kemarin.
Pria yang telah meraih juara sebagai pemenang penulisan buku ajar Kemenristekdikti tahun 2015 dan 2017 ini mengaku akan membagikan strategi menulis buku ajar dan referensi dengan cepat. Menurutnya, tantangan menulis buku ilmiah adalah memahami penulisan ilmiah dengan benar yang sesuai standar Kemenristekdikti.
"Bila tahu cara merangkai paragraf cantik dengan sumber dari jurnal dan buku yang lengkap, tentu buku yang dihasilkan akan semakin ilmiah. Selain itu, saya juga memberikan kiat mencari sumber dari google scholar dengan tepat yang memudahkan penulisan," ungkap pria yang hobi menulis ini.
Penulisan judul yang menarik dalam buku ilmiah adalah hal utama. Dilanjutkan dengan penyusunan daftar isi sebagai kerangka awal buku. Selain itu, Cakti juga menekankan penulisan kata pengantar juga penting diperhatikan untuk memberikan gambaran isi buku mulai ditujukan untuk siapa dan rangkaian ungkapan terimakasih bagi pihak yang membantu menyokong penulisan buku. "Dalam penulisan pada setiap paragraf harus menekankan minimal tiga sumber, sehingga menjadi paragraf cantik yang ilmiah," bebernya.
Tak hanya Cakti, nantinya Yunxian Li dari Beijing juga akan hadir untuk memotivasi guru, dosen, dan mahasiswa untuk lebih bersemangat dalam menulis. Budaya membaca dan menulis harus ditingkatkan agar Indonesia mampu bersaing di era global. "Outputnya nanti saya berharap para peserta mampu menulis buku ilmiah ditingkat dasar ini, dan akan meningkat dilevel berikutnya. Pascasarjana Unitri akan mengadakan pelatihan penulisan buku ilmiah ini setiap tahunnya," imbuhnya. (mg3/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :