Lahirkan 49 Artikel, Raih Peringkat 45 Penulis Top

 
MALANG – Dosen Universitas Ma Chung, Dr. Eng. Leny Yuliati, M.Eng menempati peringkat ke-45 dalam Top 50 Authors Science and Technology Index (SINTA), yang dikembangkan oleh Kemenristekdikti. SINTA adalah sistem peringkat universitas dan peringkat para dosen berdasarkan publikasi. 
Dr. Leny Yuliati memiliki skor 47, telah menulis 49 artikel yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, 13 bab buku, dan 7 makalah yang disajikan dalam konferensi, yang kesemuanya terindeks Scopus, artinya telah diakui banyak negara. 
“SINTA score itu pencapaian publikasi berkualitas yang dinamis. Parameternya lebih berat ke publikasi dan sitasi di Scopus, artinya harus rajin publikasi di jurnal yang berkualitas supaya dapat sitasi dari jurnal berkualitas juga,” ujar Leny. 
Ia mengatakan, parameter ini bagus untuk mendorong tidak hanya kuantitas tapi juga kualitas publikasi.
“Dalam hal ini, menjadi salah satu top 50 authors adalah membanggakan, sekaligus menjadi tantangan untuk terus berada dalam kategori ini dan meningkatkannya,” sambungnya. 
Menurut Leny, pencapaian ini seharusnya bukan hanya berlaku bagi dosen saja. Menurutnya, pencapaian ini juga harus diraih oleh mahasiswa. 
“Saat melakukan penelitian jangan cepat menyerah dan hanya untuk syarat kelulusan saja. Jadikan penelitian Anda berkualitas supaya dapat memberikan impak di bidang ilmu Anda,” terangnya.
SINTA 2.0 juga mengindeks Top 200 authors, dimana 2 orang peneliti/dosen lainnya juga masuk dalam daftar tersebut, yaitu Tatas H.P. Brotosudarmo, Ph.D (peringkat 118) dan Dr. Eng. Hendry Oktendi Lintang (peringkat 152). 
Dalam SINTA 2.0, terdapat 32.218 penulis yang terdaftar dari 4.443 institusi, dan penulis yang terverifikasi sebanyak 27.201 orang. Dari sisi pendaftaran jurnal, dalam SINTA 2.0 terdapat 1.807 jurnal yang mendaftar, dan 959 jurnal telah dievaluasi. Dari sisi fitur, SINTA 2.0 akan menampilkan analisa profil institusi, penulis, dan jurnal berdasarkan publikasi dan sitasi; serta akan menampilkan 50 penulis teratas dan 200 lembaga teratas. SINTA 2.0 juga memungkinkan pengunjung melihat pemeringkatan institusi, penulis, dan jurnal. SINTA memuat dan menghitung berbagai tulisan yang telah dipublikasikan dalam jurnal yang diterbitkan secara daring di Indonesia, yang telah masuk dalam Google Scholar dan Scopus, dimana data ini menampilkan jumlah sitasi, h-index, i-10 index (sin/oci)

Berita Lainnya :