Menjadikan Unisma Kampus Entrepreneur University

 
MALANG – Berkomitmen untuk memfasilitasi pakar penelitian dan berkolaborasi dalam riset, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) menghadirkan secara perdana seminar nasional dan Call for paper  Inovasi Bisnis Manejemen 2018. Ini sebagai upaya mendukung program Unisma menjadi entrepreneur university dengan mengubah mindset akademisi.
“Jika sudah berbicara inovasi dan bisnis, universitas harus siap mengubah mindset dan memperkuat cita-cita, agar akademisi memiliki banyak kompetensi. Sehingga kedepan mereka mampu berjalan dengan jiwa entrepreneur,” ujar Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi kepada Malang Post.
Dia melanjutkan, jiwa enterpreneur harus dimiliki pula oleh para pengajar selama melakukan kegiatan perkuliahan. Dosen juga harus memiliki jiwa entrepreneur agar mampu menarik mahasiswanya untuk berpikiran terbuka menjadi entrepreneur pula. Sehingga, jika hal ini diterapkan, maka negara Indonesia akan menjadi negara maju dan modern. 
“Program seperti ini menjadi tumpuan Unisma terlebih FEB harus menyebarkan keilmuan entrepreneur di lingkungan secara menyeluruh. Unisma juga harus siap jika melompat dari teaching University, Riset University hingga entrepreneur university,” tandasnya mengapresiasi kegiatan perdana FEB Unisma.
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE M.Si mengatakan, era revolusi industri 4.0 telah menciptakan persaingan global yang semakin ketat di tengah derasnya  perkembangan  ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, khususnya dibidang bisnis dan manajemen.Hal ini mengubah perilaku dan preferensi  bisnis  yang menuntut  kreativitas dan inovasi tanpa batas untuk  melahirkan invensi dan inovasi  dengan memperkuat riset dan mutu pendidikan tinggi.  Sehingga, FEB Unisma mengambil peran untuk meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia melalui penguatan dan inovasi riset  bidang  manajemen dan bisnis yang saat ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. 
“Kegiatan ini sebagai ajang pertukaran informasi, hasil riset dan platform untuk mengumpulkan dan menyebarluaskan pengetahuan terkini dalam bidang manajemen dan bisnis yang dikemas dalam seminar nasional dan Call for Paper sangat penting guna mendukung perkembangan ilmu bidang bisnis dan manajemen,” tutur wanita berkacamata ini.
Forum yang dikemas dalam format Call for papers ini memberikan kesempatan kepada  paper terpilih yang telah diseleksi dalam dua tahap yakni seleksi Abstrak dan Full Paper. Pada seleksi abstrak terdapat 200 naskah yang lolos dari 251 naskah yang masuk, sedangkan untuk full paper dipilih 79 paper dari 36 Perguruan Tinggi di 20 kota di Indonesia.  (mg3/adv/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...