Pimnas 2017, UB Siapkan Rp 1,8 Miliar

 
MALANG - Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) akan dihelat pada 23 Agustus di Universitas Muslim Indonesia Makasar. Ajang bergengsi ini disiapkan dengan sangat matang oleh Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM). 
UB yang meloloskan 31 tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), mempersiapkan dana Rp 1,8 miliar untuk memfasilitasi mahasiswa.
Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan UB Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS mengatakan, dana tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Dana yang digelontorkan itu, untuk memenuhi fasilitas mahasiswa. 
Arief bersyukur, sebab 31 tim mahasiswa lolos kesemua jenis PKM yang dikompetisikan. Yakni PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-I). 
“Dan hampir rata diseluruh fakultas ada,” ungkap guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini.
Setelah dinyatakan lolos seleksi oleh Belmawa Dikti, mahasiswa mengikuti kegiatan karantina di Hotel Pujon View.
“Mahasiswa memang kita manjakan. Mulai dari karantina sampai nanti berangkat jangan sampai mereka merasa tidak nyaman, seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, dana kami memang untuk mereka” kata Arief. 
Karantina ini dilakukan satu minggu, dan berakhir kemarin. Pada karantina, mahasiswa diajarkan untuk presentasi. Mereka dilatih, bagaimana cara menyajikan karya mereka di depan juri. 
“Terkadang memang karya anak-anak itu bagus, tapi cara presentasi mereka kurang. Kami menghadirkan psikolog untuk mengatasi kegugupan anak-anak,” terangnya.
Ia yakin dan optimis, dengan persiapan matang yang dilakukan, 31 tim UB mampu membawa prestasi membanggakan. 
“Karena tahun lalu, kami juga mendapat prestasi cukup membanggakan. Tahun ini, saya harap demikian,” kata Arief.
Sementara itu, UM mengirimkan 14 tim PKM. Sama halnya dengan UB, persiapan yang dilakukan, adalah meningkatkan kualitas dan kapasitas presentasi mahasiswa. 
Wakil Rektor III UM, Dr. Samsul Hadi M.Pd. M.Pd mengatakan,mahasiswa akan diglembeng presentasi ketika mereka dikarantina. Samsul mengatakan, presentasi bagian terpenting dari pemenangan mahasiswanya. 
“Namanya mahasiswa juga kan tidak semuanya bisa bicara di depan umum. Kami siapkan pakar komunikasi juga untuk itu,” terangnya.
Selain presentasi, persiapan lain untuk memfasilitas mahasiswa adalah kesiapan anggaran. 
“Dana yang kami persiapkan sama dengan tahun lalu, tapi tidak sampai miliaran,” kata Samsul. 
Ia mengatakan, karantina dilakukan di penginapan milik UM sendiri, sehingga tidak begitu menelan biaya mahal. Samsul berharap nantinya 14 tim ini akan membawa prestasi membanggakan bagi UM. (sin/oci)

Berita Lainnya :