Minibus Ditambah, Sekolah Sambut Gembira

 
MALANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang memastikan kedatangan armada tambahan transportasi gratis untuk siswa. Sejumlah sekolah yang sebelumnya belum dilalui minibus inipun menyambut gembira. Salah satunya SMPN 17 Malang.
Kepala SMPN 17 Malang Drs. H. Musthafa, M.Pd menyambut baik program ini bila salah satu minibus tersebut berjalan di rute sekolahnya. Mengingat letak sekolahnya yang tidak memiliki akses terhadap angkutan umum, banyak siswa yang menggunakan sepeda motor sebagai transportasinya.
“Ada sekitar 25 siswa yang ke sekolah menggunakan sepeda motor. Sebenarnya ini tidak diizinkan, tapi juga tidak bisa berbuat apa-apa karena jarak rumah yang jauh dan memang tidak ada transportasi umum,” ungkapnya.
Namun, lanjut Musthafa, sekolah tidak menyediakan tempat parkir untuk sepeda motor milik siswa, sehingga mereka menitipkan ke beberapa rumah di sekitar sekolah. Sekolah juga mewanti-wanti siswa menggunakan kendaraan saat menempuh perjalanan ke sekolah, dan bukan untuk bermain-main.
Solusi dengan orang tua mengantarkan siswa sekolah juga tidak dapat terpenuhi bila melihat kondisi sebagian besar orang tua siswa yang bekerja hingga sore hari, sehingga tidak memungkinkan untuk menjemput tepat di jam siswa pulang sekolah. Terlebih bila rumah siswa berjarak jauh dari sekolah, di kecamatan Wagir, misalnya.
“Saya yakin dengan adanya bus sekolah ini, siswa akan sangat terbantu. Selain bisa memudahkan transportasi, juga kemungkinan bisa mengalihkan anak-anak untuk menggunakan motor ke sekolah,” ujarnya.
Bila minibus sekolah gratis ini benar dihadirkan di SMPN 17 Malang, maka tidak hanya siswa di sekolah tersebut saja yang terbantu. Tapi juga siswa di SMKN 11 Malang yang terletak tidak jauh dari lokasi sekolah tersebut. Namun karena kondisi jalan yang sempit, maka kemungkinan hanya akan bisa dilalui oleh kendaraan jenis minibus.
Smeentara itu Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Malang, Drs. Totok Kasianto menuturkan, tambahan minibus sekolah yang telah diagendakan oleh Disdik Kota Malang akan segera terealisasikan. Saat ini, Disdik sedang menyempurnakaan desain minibus yang rencananya akan dioperasikan untuk transportasi siswa di beberapa sekolah pinggiran.
“Sedang disempurnakan desainnya. Yang jelas warnanya putih dan ada tulisan Ceria, Cerdas, Cemerlang,” ungkapnya.
Pengadaan minibus ini menggunakan dana APBD tahun 2017 sebesar Rp 4,2 miliar. Meski Dindik Kota Malang belum memberikan bocoran mengenai detail desainnya, namun yang jelas minibus akan memiliki pintu otomatis sehingga tidak memerlukan tambahan tenaga untuk membuka tutup pintu saat siswa turun dan naik. Minibus tersebut akan menambah armada angkutan gratis dari pemerintah untuk siswa di Kota Malang, yang sebelumnya terdapat bus sebanyak enam unit. (mg19/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...