SMP Muhammadiyah 2 Malang, Mendidik Siswa Dengan Lima Karakter Utama


MALANG - Pelepasan siswa siswi kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Kota Malang tahun ajaran 2017/2018 berlangsung khidmat dan meriah. Acara yang digelar di Hotel Pelangi 1 itu diikuti 60 wisudawan. Diantaranya, 55 siswa-siswi reguler dan 5 siswa-siswi inklusi. Acara semakin lengkap karena dihadiri para wali siswa dan beberapa tamu undangan, diantaranya Drs. Mustofa, M.Pd.I dari Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang dan Drs Bambang Mulyadi, Ketua PCM Blimbing.
Wisuda kali ini memang sedikit berbeda, kali pertama SMP Muhammadiyah 2 Kota Malang menggelar acara wisuda bersama siswa dan wali siswa. Ketua Panitia pelepasan siswa-siswi SMP Muhammadiyah Kota Malang, Mariadi, S.Pd menuturkan, acara tahun ini dibuat berbeda dari tahun sebelumnya. Sebelumnya kegiatan pelepasan digelar acara outdoor agar lebih santai. Biasanya kegiatan pelepasan siswa bersamaan dengan kegiatan rekreasi ke Bali, Yogyakarta, dan beberapa di tempat wisata di luar Kota Malang.
"Saya berpesan kepada siswa-siswi kelas 9 untuk tidak gampang puas dengan apa yang telah kalian capai saat ini. Marilah bangun kembali semangat untuk menggapai cita-cita setinggi mungkin, terus belajar dengan giat dan raihlah prestasi setinggi mungkin untuk mengharumkan nama baik sekolah. Selain itu, patuhilah nasehat bapak dan ibu guru, karena mereka adalah orang tua kedua kalian di sekolah," lanjut Mariadi dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah Kota Malang Drs. Mardjono, M.Si, mengatakan,  SMP Muhammadiyah 2 Malang (SMP M2M) merupakan sekolah inovasi, dan sebagai satu dari tiga sekolah piloting Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dalam sistem fullday school di Kota Malang. Hal ini sebagai upaya sekolah dalam komitmennya membentuk karakter siswa di tahun ajaran baru 2018/2019 ini.
Lima karakter utama yang menjadi fokus yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. "Tahun ini berbagai program untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa telah kami siapkan. Diantaranya, penambahan sarana dan prasarana sekolah, penambahan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan kompetensi guru melalui program S2, dan pengembangan kompetensi siswa dalam bidang akademik dan non akademik," ujar Mardjono.
Untuk pengembangan kompetensi siswa, SMP Muhammadiyah Malang terbilang lengkap. Banyak kegiatan yang bisa diikuti oleh siswa, antara lain Bimensi, Tahfid Quran, Olimpiade. Kemudian ekstrakulikuler tapak suci, tari tradisional, hizbul wathan, futsal, robotik, drum band dan beberapa kegiatan lainnya, yang mampu menumbuhkan karakter dan mengembangkan kompetensi setiap siswa.
"Kami terus berkomitmen untuk menjadi sekolah inovasi yang berintegrasi demi mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Kota Malang. Saat ini untuk inden masuk pun di SMP Muhammadiyah 2 Malang sudah mencapai 30 siswa lebih. Kami masih membuka peluang siswa-siswi untuk bergabung dan berprestasi bersama kami," lanjut pria yang sudah 8 tahun menjabat kepala sekolah ini.
Kendati dengan pendidikan fullday school, nyatanya banyak kegiatan dapat diterima dengan senang hati oleh siswa SMP Muhammadiyah 2. "Saya sangat bangga menjadi bagian dari SMP Muhammadiyah 2 Malang, siswa disini dididik untuk memiliki karakter yang kuat, salah satunya bersikap sopan santun kepada semua orang. Materi pendidikan disampaikan secara fun, jadi siswa lebih mudah menerima materi yang disampaikan," ujar Hana Sophia Athallah, salah satu siswa SMP Muhammadiyah 2. (mil/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :