SMK Putra Indonesia Malang, Cetak Lulusan Profesional dan Berkarakter


MALANG - Jelang lulus, siswa SMK Kimia Industri Putra Indonesia Malang (PIM) mendapatkan banyak bekal agar siap di dunia kerja. Sekolah mengundang para profesional dan praktisi industri untuk sharing dan berbagi pengalaman dengan siswa. “Kami mengundang guru tamu yang merupakan praktisi industri, diantaranya tim Bursa Kerja perusahaan dan juga HRD,” ungkap Kepala SMK PIM Siti Zubaidah, S.Pd kepada Malang Post.
Karena materi diberikan langsung praktisi, siswa pun senang dan antusias. Menurut Zubed, panggilan akrab Siti Zubaidah, ada banyak ilmu baru dan pengalaman yang didapatkan siswa. Bahkan, banyak yang akhirnya sukses menembus dunia kerja karena sudah memiliki persiapan matang. Seperti bagaimana menjawab saat interview, bagaimana ketika ditanya soal gaji yang diharapkan, dan lainnya. “Dalam kegiatan pembekalan ini, siswa tidak hanya dapat teori, tapi mereka juga diajak praktik langsung,” bebernya.
Beberapa tim HRD yang diundang dirinci Zubed seperti PT Mayora, Garuda Food, Behaestex dan Indolakto. Menariknya lagi, pembekalan ini dirancang dalam kelas efektif. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok dan digelar bertahap. Sehingga materi yang diberikan bisa optimal.
Menurut ibu dua putra ini, kehadiran guru tamu menjadi hal penting bagi siswa. Karena mereka bisa mendapatkan pengalaman nyata dari pelaku industri terkait budaya kerja.
“SMK PIM akan terus berupaya menggelar kegiatan seperti guru tamu ini, sehingga siswa kami benar-benar matang dan memiliki wawasan luas tentang dunia kerja,” tegasnya.
Model pembelajaran nyata, menurut wanita kelahiran Malang 4 Oktober ini menjadi salah satu program andalan SMK PIM. Tak hanya guru dari industri, sekolah juga mengajak siswa belajar nyata di lapangan. Seperti pendidikan kedisiplinan dan bela negara, dilaksanakan bekerja sama dengan Dodikjur. Selain itu, pembelajaran keselamatan dunia kerja dilakukan dengan Petugas Pemadam Kebakaran (PMK). “Semakin banyak siswa diajak mengikuti pembelajaran nyata, saya yakin hasilnya akan berbeda jika mereka hanya belajar di kelas saja,” tukasnya.
Dengan program unggulan tersebut, tak heran jika lulusan SMK PIM makin diminati industri. Tahun ini, sudah ada beberapa siswa yang diterima kerja di perusahaan kelapa sawit di Kalimantan. Menurut Zubed, peluang kerja lulusan SMK PIM juga makin meluas. Tak hanya dunia kesehatan saja, TNI/POLRI kini juga meminta lulusan mereka. “Ada beberapa bagian di kepolisian dan TNI yang butuh tenaga ahli Kimia Industri, jadi beberapa lulusan kami juga berkarir di sana,” bebernya.
Diakuinya, dengan bekal tiga keahlian yang diberikan yakni Kimia Industri, Kimia Analis, dan Kefarmasian, lulusan SMK PIM menjadi multitalenta. Istimewanya lagi, dalam hal akademik, siswa juga mampu berprestasi. Buktinya, lulusan tahun ini sukses mendapatkan nilai 96 untuk mata ujian Bahasa Indonesia dan 95 untuk Matematika. “Capaian hasil Ujian Nasional siswa SMK PIM di atas rata-rata standar provinsi,” tambahnya bangga.
Sementara itu, hari ini (7/5), SMK PIM akan menggelar wisuda di Hotel Balava. Tema kegiatan kali ini yakni Membangun Insan Kimia Industri yang Profesional Berkarakter dan Berbudi Luhur Budaya Indonesia. (oci/sir)

Berita Terkait

Berita Lainnya :