MI Nurul Huda 1 Buka Kelas Internasional


MALANG - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda 1 membuka Intenational Class Program (ICP) yang ditandai dengan digelarnya soft launching, Sabtu (5/5). Rencananya, pada tahun ajaran baru 2018/2019, sekolah akan membuka satu kelas ICP dengan kapasitas maksimal 24 siswa.
Pembelajaran kelas ICP ini menggunakan kurikulum dari Cambridge University, dengan mengumatakan tiga mata pelajaran yakni Science, Matematika, dan Bahasa Inggris. Bahkan pembelajaran soal diberikan dalam bentuk uraian yang merangsang pemahaman siswa pada meteri serta memancing kreativitas.
Kepala MI Nurul Huda 1, Munir, S.Ag, mengatakan, keinginan membuka kelas ICP sudah ada sejak dua tahun lalu, namun MI Nurul Huda 1 memiliki tekad kuat serta kesiapan memulai setelah melakukan study banding ke MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo, Februari lalu. “Melihat program ini sangat bagus dari situlah kami termotivasi. Disisi lain, baik dari segi pendanaan, jumlah siswa hingga Sumber Daya Manusia, MI Nurul Huda 1 memiliki potensi untuk mengembangkan program ini,’’ ujar Munir.
Program yang dicanangkan MI Nurul Huda 1 Malang juga berkaitan dengan salah satu visi sekolah, yakni berwawasan global, salah satunya bisa didapatkan dengan penguasaan Bahasa Inggris. Pada kelas ICP nantinya siswa dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Bahasa Inggris secara bertahap. Apabila sudah mampu menguasai dan terbiasa maka bisa jadi sehari-hari menggunakan bahasa internasional tersebut.
MI Nurul Huda 1 Malang yang bernaung di Lembaga Pendidikan Ma'arif NU ini memiliki perbedaan dari kelas ICP di sekolah lainnya, yakni kurikulum internasional diintegrasikan pada kurikulum nasional. Pada mata pelajaran lainnya juga akan menggunakan Bahasa Inggris untuk membiasakan serta mempermudah siswa.
“Perbedaan kelas ICP dengan kelas regular selain kurikulumnya juga pada kelas ICP diakhir pembelajaran mereka akan mendapatkan dua raport, yakni rapor nasional dan internasional dari Cambdidge,’’ papar Munir.
Tak hanya itu, siswa yang masuk kelas ICP akan mendapatkan dua tanda kelulusan, yaitu ijazah nasional dan internasional. Sehingga ketika lulus, siswa yang ingin melanjutkan sekolah ke luar negeri tidak perlu khawatair atau mempersiapkan segala sesuatunya dari nol karena mereka sudah masuk kelas ICP dan memiliki ijazah dari Cambridge.
Banyak keuntungan yang didapatkan pada kelas ICP, salah satunya orang tua bias mempersiapkan masa depan anaknya jauh lebih baik dari segi penguasan global. Selain itu, kelas ICP ini merupakan program pertama yang ada di tingkat MI di Malang Raya.
Ketua LP Ma'arif NU Kota Malang, Dr. H. M. Sulthon, M.Pd, mengatakan, kelas ICP yang dicanangkan oleh MI Nurul Huda 1 Malang ini merupakan terobosan baru untuk meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya secara nasional namun internasional. Maka madrasah di lingkuangan LP Ma'arif bisa mencontoh visi dan misi sekolah ini demi meningkatkan kualitas peserta didik itu sendiri.
“Di LP Ma'arif Malang ini baru MI Nurul Huda 1 yang menerapkan atau membuka kelas ICP, semoga sekolah ini bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya,’’ ujar Sulthon.
Menurutnya, memang tidak mudah untuk membuka kelas ICP ini, namun melalui banyak proses terutama dari SDM, sarana dan prasarana, program ini sangat bagus untuk dikembangkan.
“Jika ini berjalan lancar dan sesuai harapan, maka tidak menutup kemungkinan sekolah-sekolah dibawah naungan LP Ma'arif Kota Malang juga akan diterapkan, karena melalui program ini siswa bisa menjadi lebih baik terutama dalam penguasaan Bahasa Ingrisnya,’’ tuturnya.
H. Abdul Mughni, S.Ag M.Pd, Pengawas Madrasah dari Kankemenag Kota Malang berharap dengan dibukanya ICP di MI Nurul Huda 1 akan semakin banyak bintang-bintang yang dilahirkan oleh madrasah. “Memang harus berani membuat terobosan seperti MI Nurul Huda 1 ini. Maka kami juga berharap pihak orangtua siswa dan masyarakat semakin solid dalam mendukung suksesnya program ini,” katanya.
Mulai hari ini (7/5), MI Nurul Huda 1 membuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran yang akan datang. Penerimaan siswa baru ini akan dilaksanakan hingga 28 Mei 2018 mendatang. Informasi dan tempat pendaftaran di kantor madrasah, Jalan Kyai Sofyan Yusuf No. 31 Kedungkandang. (imm/mg7/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :