Kirim Siswa Studi Lanjut ke Jepang


MALANG POST - MALANG - SMK Muhammadiyah 1 membangun kerja sama dengan Alice International College Jepang.  Bentuk kerja samanya adalah kesempatan studi lanjut dan kerja untuk siswa.
"Jadi selain kuliah,  anak-anak bisa sambil kerja di sana," ungkap Kepala SMK Muhammadiyah 1 Malang Drs. Arif Efendi.
Tawaran kerja sama yang disampaikan Alice,  disambut positif oleh SMK Muhammadiyah 1. Arif bersukur dapat menjadi salah satu dari sekolah yang dipercaya oleh Jepang untuk memberdayakan peserta didiknya di sana.  Pekan lalu, siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 dari Jurusan Keperawatan mengikuti tahap rekrutmen yang digelar langsung oleh pihak Alice. 
Arif berharap siswanya dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin agar mendapat kesempatan melanjutkan studi di luar negeri. 
"Ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan karena ada peluang bagus. Kami yakin di Jepang mereka mendapat pendidikan yang terbaik,  apalagi juga ada kesempatan kerja di sana," katanya.
Pihak Alice sendiri sudah dua kali berkunjung ke SMK Muhammadiyah 1. Kunjungan pertama dalam rangka sosialisasi.  Yang kedua kali  adalah proses rekrutmen yang digelar beberapa hari yang lalu. SMK Muhammadiyah 1 sendiri rencananya akan segara melakukan kerja sama lebih resmi yang terikat. 
"Respon anak-anak sangat bagus sekali, kami berencana sesegera mungkin akan MoU dengan pihak mereka (Alice,Red)," tutur Arif.
Waka Humas SMK Muhammadiyah 1, Kusdarmadi, S. Pd mengatakan sebelum berangkat ke Jepang para siswa terlebih dahulu mendapatkan pembinaan.  Terutama bahasa dan budaya Negara Jepang.
"Para siswa akan kita bimbing lebih dulu. Paling tidak kita bina beberapa bulan sebelum berangkat ke Jepang," kata dia.
Ia menambahkan, sebagai sekolah vokasi, SMK Muhammadiyah 1 mempersiapkan lulusannya dengan kompetensi yang komplit.  Tidak hanya pengetahuan dan skill,  tapi mengajarkan pada siswa tentang budaya industri. "Oleh karena itu kurikulum kami menyesuaikan. Nilai karakter dengan budaya industri harus lengkap sebagai bekal siswa di dunia kerja," ujarnya. (imm/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :