Kelas ICP MI Nurul Huda 1 Diserbu Peminat


MALANG – Minat masyarakat yang akan mendaftarkan putra-putrinya ke MI Nurul Huda 1 yang membuka kelas International Class Program (ICP) sangat tinggi. Program yang dibuka secara resmi dengan kegiatan soft launching ICP, pada Sabtu (5/5) lalu langsung mendapat respon dari masyarakat.
Kepala MI Nurul Huda 1, Munir, S.Ag, mengatakan, keinginan membuka kelas ICP sudah ada sejak dua tahun lalu, namun MI Nurul Huda 1 memiliki tekad kuat serta kesiapan memulai setelah melakukan study banding ke MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo Februari lalu.
“Melihat program ini sangat bagus dari situlah kami termotivasi. Disisi lain, baik dari segi pendanaan, jumlah siswa hingga Sumber Daya Manusia, MI Nurul Huda 1 memiliki potensi untuk mengembangkan program ini,’’ kata Munir.
Karenanya, mulai Senin, 7 Mei sampai 28 Mei 2018 mendatang, MI Nurul Huda 1 membuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2018/2019. Informasi dan tempat pendaftaran di kantor madrasah, Jalan Kyai Sofyan Yusuf No. 31 Kedungkandang, Kota Malang.
Menurutnya, pembelajaran kelas ICP ini menggunakan kurikulum dari Cambridge University dengan mengutakan tiga mata pelajaran yakni Science, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Program yang dicanangkan MI Nurul Huda 1 Malang juga berkaitan dengan salah satu visi sekolah yakni berwawasan global, salah satunya bisa didapatkan dengan penguasaan Bahasa Inggris.
Pada kelas ICP nantinya siswa dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Bahasa Inggris secara bertahap. Apabila sudah mampu menguasai dan terbiasa maka bisa jadi sehari-hari menggunakan bahasa internasional tersebut.
MI Nurul Huda 1 Malang yang bernaung di Lembaga Pendidikan Ma'arif NU ini memiliki perbedaan dari kelas ICP di sekolah lainnya yakni kurikulum internasional diintegrasikan pada kurikulum nasional. Yang mana pada mata pelajaran lainnya juga akan menggunakan Bahasa Inggris untuk membiasakan serta mempermudah siswa.
“Perbedaan kelas ICP dnegan kelas regular selain kurikulumnya juga pada kelas ICP diakhir pembelajaran mereka akan mendapatkan dua raport yakni rapor nasional dan internasional dari Cambdidge, papar Munir.
Tak hanya itu, siswa yang masuk kelas ICP juga akan mendapatkan dua tanda kelulusan, yaitu ijazah nasional dan internasional. Sehingga ketika lulus, siswa yang ingin melanjutkan sekolah ke luar negeri tidak perlu khawatair atau mempersiapkan segala sesuatunya dari nol karena mereka sudah masuk kelas ICP dan memiliki ijazah dari Cambridge.
‘’Kami yakin, target memperoleh siswa baru sebanyak 24 anak pada kelas ICP ini bakal terpenuhi sebelum pendaftaran ditutup pada 28 Mei mendatang. Karena peminatnya ternyata cukup banyak. Bahkan, ada siswa yang semula sudah mendaftar ke kelas reguler mau pindah ke kelas ICP,’’ pungkas Munir. (imm/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :