BHFF 2018 Gelar Lomba Poster Makanan Halal

 
MALANG - Fakultas Teknik Pertanian kembali menggelar Brawijaya Halal Food Fair (BHFF) 2018 untuk yang ke 20 kalinya pada hari ini, Sabtu (12/5). Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya yang biasa diisi dengan lomba memasak, BHFF tahun ini diisi dengan lomba poster tentang makanan halal.  Tujuannya agar masyarakat lebih mampu memahami secara mendalam semua hal yang berkaitan dengan konsep halal food mulai dari bahan, cara pengolahan hingga produk produk jadi yang tergolong dalam kategori halal.
“Kami menekankan bahwa makanan halal itu penting. Makanan halal itu merupakan sebuah kebutuhan primer untuk saat ini karena untuk memiliki tubuh yang sehat, tidak hanya dengan makanan yang sehat, namun juga halal dari cara mendapatkannya, bahan bahannya dan cara mengolahnya,” jelas Fauzul Adzim, Ketua Pelaksana Brawijaya Halal Food Fair 2018 kepada Malang Post, Jumat (11/5). 
Diadakannya lomba poster ini merupakan inovasi yang dilakukan agar lebih menarik dari tahun ketahun. Lomba poster kali ini diikuti banyak peserta dari Kota Malang maupun luar daerah, seperti Jember hingga Bandung. 
“Kalau tahun lalu lomba masak. Kalau tahun ini lomba poster. Jadi kita ingin inovasi yang berbeda dengan poster karena poster bisa dibilang lebih mudah memahamkan orang orang dan informasinya lebih kuat,” kata Fauzul.
Tentu ada beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh panitia untuk melakukan penilaiannya. Tim penilai ini berasal dari panitia dan dari pihak fakultas dan bertugas untuk menilai seberapa jauh poster halal food dapat dipahami oleh masyarakat.
"Posternya ini isinya tentang pentingnya makanan halal, nah mereka akan mendesain sedemikian rupa agar kita yang mendengarkan bisa mengetahui kalau makanan halal itu penting. Penilaian secara umum dilihat dari kontennya, menarik atau tidak, terus bagaimana peserta mempresentasikan posternya sendiri. Bagaimana caranya mempresentasikan agar kita yang mendengarkan bisa memahami pentingnya makanan halal," beber Fauzul.
Fauzul menambahkan makanan yang dapat dikategorikan halal merupakan suatu hal penting yang wajib dipahami oleh masyarakat, terutama oleh umat Islam. Oleh karena itu, selain diadakan lomba poster, juga diadakan seminar halal food yang disampaikan oleh para pakar makanan halal di Kota Malang.
"Jadi dengan acara dari kami sendiri ini, kita juga ingin mengenalkan makanan yang ada diluar seperti kimchi, atau sushi itu juga sebenarnya ada yang halal. Seminar halal food ini nanti akan diberikan para pakar di Kota Malang, yaitu owner Kimbap Rina, dari MUI dan juga dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)," ungkapnya. 
Event rutin tahunan ini dilangsungkan selama 2 hari, dan akan ditutup dengan aksi yang akan dilakukan pada Minggu besok di Car Free Day Jalan Ijen. (yan/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :