LPI Sabilillah Luluskan Laskar Juara


MALANG – LPI Sabilillah Malang melepas sebanyak 448 lulusan yang terdiri dari 74 siswa TK, 125 siswa SD, 157 siswa SMP, dan 92 siswa SMA di gedung bundar Al Asy-ari, Unisma. Mengambil tema Laskar Juara, wisuda LPI Sabilillah Malang terasa istimewa dengan pencapaian prestasi terbaik siswa, baik akademik maupun non akademik, mulai kompetisi nasional hingga internasional.
“Alhamdulillah banyak prestasi akademik dan non akademik, serta olimpiade mulai nasional hingga internasional. Semua siswa yang lulus adalah juara di tingkat sekolahnya masing-masing,” ujar Kabag Kurikulum LPI Sabilillah Malang, Nunik S Hariati SPd MPd, yang ditemui Malang Post.
Asisten Direktur 1 LPI Sabilillah, Dr. Abdur Rahman Asyari, M.Pd, MA menambahkan, LPI Sabilillah Malang terus menjaga mutu layanan pendidikan yang berkualitas  kepada siswa, baik dari proses maupun hasil. Sehingga dapat  menghasilkan lulusan  yang berkualitas, sesuai dengan visi pendidikan di Sabilillah, yaitu siswa yang  memiliki komitmen ke-Islaman, kecendekiaan dan komitmen kebangsaan.
”Kegiatan proses belajar mengajar juga didukung tenaga laboran, tenaga administrasi, pustakawan, perawat, ahli gizi, keamanan, kebersihan dan tim makan siang sebanyak 82 orang. Jumlah siswa total 1.720 siswa dengan didampingi 124 guru, menunjukkan rasio 1: 12 untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ungkapnya.
 Tak hanya itu, kepercayaan masyarakat Kota Malang maupun luar Malang cukup besar, terbukti dari jumlah pendaftar yang relative stabil selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, kepercayaan masyarakat Kota Malang  terhadap TK, SD, SMP, dan SMA Islam Sabilillah  Malang semakin meningkat.
Sehingga LPI Sabillah terus eksis di tengah-tengah persaingan sekolah-sekolah yang sederajad di Kota Malang. ”Khusus siswa baru SMA Islam Sabilillah, wajib mengikuti kegiatan belajar secara boarding school, yaitu sekaligus menjadi santri Ma’had Sabilillah,” tegasnya.
Salah satu wisudawan SMA Sabilillah berprestasi, Mula Sadra Muhammad tidak menyangka sudah tiga tahun mengenyam pendidikan di Sabilillah. Dia dapat meraih prestasi dengan meraih medali perak IMC di Singapura. Sebelumnya, dia mengaku aktif mengikuti tiga kali olimpiade matematika. Baginya pembelajaran di Sabilillah sejak SMP sangat baik.
“Saya di Sabilillah sejak SMP, ternyata sekolah ini berbeda dengan sekolah yang lain.  Pembelajaran tentang penanaman kesadaran lingkungan dan diri cukup tinggi dengan didampingi  tenaga pendidik yang care, ramah, dan peduli pada siswa. Saya berharap, Sabilillah kedepan menjadi sekolah favorit,” tutur siswa yang mengaku ingin melanjutkan kuliah di ITB jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan itu.
Sama halnya dengan Sadra, Fairuza Fasya Rahadisty yang juga berprestasi dalam Olimpiade IMC dengan mendapat perunggu ini, mengaku sejak SD mulai masuk di LPI Sabilillah, dia merasakan jiwa kompetitif dari setiap siswa. Sehingga dengan lingkungan yang religius serta guru pendamping yang dekat dengan murid, mampu meningkatkan semangat siswa untuk berprestasi.
“Harapan untuk Sabilillah semakin bagus kedepan, sebab baru empat tahun tingkat SMA berdiri sarana dan prasarana sudah lengkap untuk pembelajaran siswa. Selain itu, saya juga merasakan pembiasaan yang baik dibawa pulang ke rumah yakni salat duha dan mengaji, sehingga menjadi bekal saya kedepan,” imbuh siswa yang menyukai pelajaran matematika itu. (mg3/sir/aim)

Berita Lainnya :

loading...