Mendikbud Apresiasi Kinerja Dindik Kota Malang


MALANG – Kinerja Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang mendapat apresiasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP. Karena Dinas Pendidikan Kota Malang selalu berprestasi dan unggul, serta dinilai responsive dalam setiap kebijakan Kemendikbud.
Hal itu disampaikan Mendikbud yang hadir bersama  Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani  dalam Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional dalam gebyar seni sekaligus pembukaan Gala Siswa Indonesia (GSI),  yang digelar Dinas Pendidikan Kota Malang di kompleks Aji Santoso Internasional Football Academy (Asifa) kawasan Perumahan Griya Shanta Blok J, Kota Malang, Sabtu (12/5) kemarin.
“Saya bangga dengan kinerja Dinas Pendidikan Kota Malang yang sangat serius dan responsive terhadap berbagai kebijakan Kemendikbud. Hardiknas itu momentum yang harus dimanfaatkan untuk membenahi kondisi pendidikan kita,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP kepada Malang Post, kemarin.
Muhadjir mengaku, soal pemerataan pendidikan selalu menjadi tantangan serius yang terus digarap Pemerintah. Terlebih, pemerataan pendidikan di wilayah 3T yang menjadi fokus Kemendikbud saat ini. Selain itu, dia juga mendukung setiap daerah yang tengah untuk membentuk ploting projek untuk menemukan bibit unggul melalui olahraga sepak bola.
“Kelemahan pendidikan kita saat ini ada pada akses dan pemerataan, kualitas dan relevansi pendidikan dengan dunia kerja. Dengan pembukaan gala siswa Indonesia ini dapat digunakan sebagai media pelatihan untuk mencari bibit unggul yang ada di Kota Malang untuk dilatih menjadi pemain sepak bola profesional,” harapnya.
Acara diawali penampilan drum band dari SMPN 13 dan senam anti narkoba bersama 3000 siswa SMP di Kota Malang. Mendikbud RI dan Kepala Dinas Pendidikan kota Malang, Dra Zubaidah MM juga bergabung senam bersama siswa.
Kepala Dinas Pendidikan kota Malang, Dra Zubaidah MM  juga mengapresiasi 157 prestasi yang telah diraih di tahun 2017 lalu, baik siswa maupun tenaga pendidik mulai tingkat nasional hingga internasional.
“Tahun ini, kami merasa bangga dan berbahagia karena mendapat kesempatan dan penghormatan kepada Menteri dan jajarannya dapat mengapresiasi puncak Hardiknas di kota Malang. Hari pendidikan milik kita bersama, sehingga kami turut bangga dengan 157 prestasi yang diraih siswa maupun tenaga pendidik dari tingkat nasional maupun internasional,” ungkap
Dia begitu mengapresiasi kreativitas dan seni siswa. “Kami terus beri apresiasi pada prestasi siswa maupun tenaga pendidik, salah satunya melalui gebyar seni sebagai wadah kreativitas siswa,” tegasnya.
Dalam acara itu, Dindik melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Pendidikan Kota Malang dengan Kebun Raya Purwodadi, serta perusahaan jasa penyedia layanan aplikasi Apjatel sebagai salah satu bentuk Corporate Social Responsibilty (CSR).
Hal itu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan SDM dengan pelatihan guru juga terus dilakukan Dindik agar lebih melek IT. Mengingat, teknologi menjadi tantangan tersendiri di era digital ini. Sehingga Dindik kota Malang juga membentuk kerjasama dengan Apjatel terkait dengan jaringan internet dan LAN. “SDM terus ditingkatkan, dengan melatih guru di bidang IT, agar mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan materi sekaligus melek IT,” tuturnya.
Tak hanya itu, Dindik juga menggandeng balai konservasi tumbuhan Kebun Raya Purwodadi untuk peningkatan pendidikan lingkungan pada siswa. Menurutnya, penting sekali pendidikan lingkungan bagi siswa, mengingat minimnya pengetahuan siswa terkait tumbuhan, manfaat, sekaligus perawatannya. “Kerjasama dengan balai konservasi dilakukan, agar mampu mengedukasi siswa untuk mengetahui manfaat dan cara perawatan tumbuhan, ini sangat penting, karena pengetahuan siswa saat ini sangat minim,” imbuhnya. (mg3/aim)

Berita Lainnya :

loading...