50 Persen Siswa Diterima Kerja Sebelum Diwisuda


MALANG - SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang, berhasil mencetak lulusan yang siap memasuki dunia kerja. Bahkan 50 persen lulusan tahun ini telah diterima di industri dan perusahaan ternama sebelum diwisuda.  Tak tanggung-tanggung, diantaranya telah diterima di Alice International College, salah satu instansi yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan ternama di Jepang.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang, Drs. Arif Efendi mengatakan, SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang tidak hanya membina dan mendidik siswanya di sekolah, lebih dari itu juga mengantarkan lulusannya ke dunia pekerjaan. Tercatat ada puluhan siswa yang telah diterima kerja di dalam dan luar negeri. Diantaranya, di MPM Honda,  Klinik Kesehatan, PT. BSP dan di Alice Jepang.  
Menurutnya, demi memberikan pelayanan terbaik bagi siswa, pihaknya telah melakukan banyak upaya.  Salah satu diantaranya,  menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai perusahanaan dan industri. Selain untuk update perkembangan kompetensi tenaga kerja, hubungan tersebut diharapkan membuahkan peluang bagi lulusan SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang untuk bekerja.  "Sudah banyak perusahaan atau industri yang telah kita ajak kerja sama, meskipun masih belum mengikat. Sejauh ini yang berimbas langsung pada siswa adalah kesempatan praktek kerja industri (Prakerin)," ujarnya.
Selama prakerin, banyak hal penting yang didapat siswa. Yang paling utama adalah pengalaman, serta peningkatan skill dan kompetensi di bidang masing-masing. Bahkan bagi siswa yang dianggap mampu, beberapa industri tak segan untuk merekrutnya langsung sebagai tenaga kerja.  Maka tak heran,  jika sebelum lulus dan diwisuda,  siswa SMK Muhammadiyah 1 telah banyak yang diterima kerja. "Ini merupakan sebuah keberhasilan, berarti anak-anak telah mampu mengaplikasikan skill dan kemampuannya. Serta lebih dari itu,  mereka telah bisa beradaptasi dengan dunia industri," katanya.
Hari ini, Minggu (13/5), siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang diwisuda di Hotel Pelangi, para siswa akan diserahkan kambali kepada orangtua masing-masing. Kepada para lulusan,  baik mereka yang melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi atau dunia kerja,  Arif berharap, nilai-nalai pendidikan yang ditanamkan guru tetap dipraktekkan. "Kami memberikan mereka bekal ilmu pengetahuan, skill dan nilai-nilai karakter yang dapat menunjang masa depan mereka," tuturnya.
Waka Humas SMK Muhammadiyah 1, Kusdarmadi, S.Pd menjelaskan, ada dua hal penting yang harus dipegang teguh oleh lulusan SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang.  Yaitu nilai kedisiplinan dan kejujuran. "Dua nilai ini harus dipegang kuat dan menjadi prinsip dalam hidup mereka,  terutama di dunia kerja," ujarnya.
Sebab,  kecerdasan dan kemampuan skill menjadi bernilai rendah jika tidak diimbangi dengan nilai karakter. Hampir semua perusahaan dan industri mengedepankan nilai softskill para pekerjannya. "Kedisiplinan dan kejujuran menjadi yang utama,  kalau skill atau keterampilan itu bisa mengikuti," imbuhnya.
Sementara itu,  Anita Nadia Sari, salah satu calon wisudawati mengungkapkan rasa bangganya menjadi lulusan SMK Muhammadiyah 1. Selama di sekolah, ia merasa selalu mendapatkan pendampingan dan perhatian dari guru.  "Saya merasa nyaman di sekolah,  karena gurunya perhatian pada siswa.  Mereka juga profesional sehingga dapat membimbing kami sampai lulus," ucapnya.
Siswi yang kini telah diterima sebagai pelajar dan karyawan di Alice International College Jepang ini,  berharap SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang semakin maju dan dapat mencetak lulusan yang semakin berkualitas. (imm/sir/udi)

Berita Lainnya :

loading...