Mendikbud: Sumbangan Harus dengan Cara Halal


MALANG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP tak melarang sumbangan biaya pendidikan. Menghimpun dana menurut Muhadjir boleh dilakukan asal dengan cara halal. Sebab telah diatur terkait komite dalam peraturan menteri no 75 tahun 2017 tentang sistem sekolah.
“Kalau itu soal komite yang sudah diatur dalam peraturan menteri no 75 tahun 2017  tentang sistem sekolah. Pada prinsipnya, komite diperbolehkan menghimpun dana dari masyarakat dengan cara halal dan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya ketika berada di Malang, Sabtu lalu.
Seperti diketahui, Salah satu yang diatur dalam permen itu adalah partisipasi komite sekolah untuk memberikan sumbangan dan bantuan bagi sekolah.
Selain itu, Muhadjir juga memastikan akan tetap menggunakan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Hal ini dilakukan untuk pemerataan pendidikan yang berkualitas tanpa adanya ketimpangan antara sekolah favorit dengan yang lainnya.
“Tahun ini sama, tetap menggunakan sistem zonasi. Kami akan menyempurnakan sistem tersebut untuk diterapkan. Sekarang sistem pendidikan sudah terbuka, sehingga target membangun pendidikan yang merata dan berkualitas dapat terwujud,” tegasnya.
Muhadjir menegaskan, semua lembaga pendidikan harus memiliki kualitas yang sama. Sehingga tidak ada istilah sekolah elit, unggul, dan favorit, sementara masih ada sekolah yang berkualitas rendah.
“Semua lembaga pendidikan perlu mencatat itu, seluruhnya harus saling meningkatkan mutu. Sementara bagi lembaga yang merasa kurang harus segera mengejar ketertinggalan,”tandasnya.
Selain itu, diamati Muhadjir saat ini, jika sekolah tak meningkatkan kualitas mutu pendidikannya, peranan sekolah akan terampas oleh bimbingan belajar. Hal ini dapat dievaluasi dari penerapan soal high order thinking skill (HOTS) yang banyak dikeluhkan siswa.
“Sekolah akan terampas oleh bimbel jika tidak mampu memberikan peranan yang utuh. Peranan sekolah akan terampas oleh bimbel. Guru harus rajin mengevaluasi diri. Kita harus menyiapkan generasi untuk menghadapi zamannya,” pungkasnya.  (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...