Jalur Mandiri PTN, Tampung Maba Pintar dan Punya Uang


MALANG - Dua jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) telah digelar. Diawali Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN), kemudian Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang digelar pekan lalu. PTN masih menyiapkan satu jalur lagi bagi yang tidak lolos di SNMPTN dan SBMPTN. Yakni jalur Mandiri. Biaya di jalur ini paling mahal dibandingkan dua jalur sebelumnya.
Data yang dihimpun Malang Post, biaya masuk jalur Mandiri jauh di atas SBMPTN. Maba jalur SBMPTN hanya dikenai biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT), sementara maba jalur Mandiri dikenai biaya SPP dan juga uang gedung.
Menurut Wakil Rektor 1 UM Prof Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si, meski mahal, peminat jalur ini masih tinggi. Hal ini menurutnya karena masyarakat masih ingin kuliah di universitas negeri dengan kualitas yang baik.
“Menurut saya mungkin mereka masih ingin kuliah di universitas negeri dengan kualitas yang baik, walaupun ada SPSA yang harus dibayar dan UKT yang relatif tinggi sekitar Rp 5,5 – Rp 7,5 juta,” ujar Budi.
Karena tingginya peminat itu pula, lanjutnya, untuk prodi tertentu jumlah peminat dan daya tampung sangat besar perbandingannya. Sehingga mahasiswa harus pandai-pandai memilih prodi yang diinginkan serta melihat tingkat keketatannya.
“Jalur Mandiri ini menampung calon mahasiswa yang pintar dan mampu membayar UKT yang relatif tinggi dan SPSA yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Biaya jalur mandiri yang terbilang lebih mahal, menurutnya karena diberlakukan semacam subsidi silang.
Seperti data di tiga prodi favorit UB yakni Ilmu Hukum, Ilmu Kedokteran, dan Manajemen. Jika diterima di jalur SBMPTN, mahasiswa Hukum akan dikenai dana Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp 500.000- Rp 7 juta. Sementara di jalur Mandiri, biaya SPP mulai dari Rp 2,6 juta – Rp 4 juta setiap bulan dan SPFP mulai dari Rp 17,28 juta- Rp 28,53 juta.
“Tahun lalu, fakultas Kedokteran masih tinggi, saat ini Fakultas hukum menjadi prodi paling diminati karena sudah akreditasi A juga,” ujar Rektor UB, Prof Dr Ir Moh Bisri MSi kepada Malang Post.
Fakultas Kedokteran yang tahun lalu merupakan fakultas favorit, kini harus menduduki posisi kedua. Dari awal, fakultas kedokteran memang terkenal dengan biaya yang tinggi. Pada jalur SBMPTN saja, camaba Prodi Ilmu Kedokteran harus menyiapkan UKT Rp 500.000 -  Rp 23,45 juta. Sedangkan untuk jalur mandiri, camaba harus menyiapkan Rp 7,3 juta – Rp 8,8 juta per bulan dan biaya SPFP sebesar Rp 197,48 juta – Rp 242,48 juta.
Prodi manajemen UB saat ini juga tengah diminati camaba, pada jalur SBMPTN, camaba harus menyiapkan UKT Rp 500 ribu - Rp7 juta, sedangkan pada jalur mandiri camaba harus menyiapkan SPP sebesar Rp 4,27 juta – Rp 5,17 juta per bulan dengan SPFP sebesar Rp 43,38 juta – Rp 53,88 juta.
Sedangkan di UM, tiga prodi dengan peminat tinggi yakni manajemen, psikologi, dan pendidikan guru sekolah dasar.  Camaba harus menyiapkan UKT untuk prodi manajemen dengan empat kategori mulai dari Rp 500 ribu – Rp 6,5 juta. Sedangkan untuk jalur mandiri, camaba harus menyiapkan biaya mulai dari Rp 6,5 juta – Rp 5,8 juta per bulan dan biaya SPSA yakni Rp 25 juta. Fakultas psikologi camaba harus menyiapkan mulai dari Rp 500 ribu – 6,5 juta pada SBMPTN. Sedangkan di jalur Mandiri biayanya Rp 6,5 – Rp  5,5 per bulan dan Rp 18 juta biaya SPSA.
Ilmu pendidikan guru SD mulai dari Rp 500 ribu-Rp 5,75 juta. Sedangkan untuk jalur mandiri, camaba harus menyiapkan biaya mulai dari Rp 5,25 juta-Rp 5,75 juta per bulan dan biaya SPSA yakni Rp 12,5 juta.
Daya tampung UM tahun ini yang mencapai 6.519 orang terdiri dari SNMPTN sebanyak 1.960, 2.608 SBMPTN, dan 1.951 mandiri.
Terdapat 10 prodi dengan peminatan tertinggi yakni manajemen, psikologi, pendidikan guru sekolah dasar, akuntansi, teknik informatika, teknik sipil, ilmu kesehatan masyarakat, ekonomi dan studi pembangunan, pendidikan bahasa Inggris dan pendidikan matematika.
Prodi manajemen memiliki daya tampung pada SNMPTN sebanyak 84 camaba, SBMPTN 112 camaba, dan mandiri 84 camaba. Sedangkan jurusan Psikologi memiliki daya tampung total 200 camaba yang terdiri dari 60 camaba dari SNMPTN, 80 dari SBMPTN, dan 60 camaba dari jalur mandiri. Sedangkan untuk jurusan pendidikan guru sekolah dasar total daya tampung sebanyak 120 orang yang terdiri dari 105 camaba SNMPTN, 140 SNMPTN, dan 105 mandiri.
UM akan menerima 6.519 maba di jalur Mandiri, sementara UB menyiapkan kuota untuk 3.323 maba.Sedangkan peminatan tahun lalu, di UB dengan 13.371 peminat terdata fakultas pendidikan dokter memiliki peminatan cukup tinggi sebanyak 2.352 dengan keketatan kedokteran gigi yakni 1:32. Sedangkan fakultas hukum diminati sebanyak 1.710 orang, dan manajemen sebanyak 1.031 peminat. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...