Perbaiki Nilai di Ujian Nasional Perbaikan


MALANG – Siswa dengan nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di bawah 55,0 di tiap mata pelajaran bisa mengikuti Ujian Nasional Perbaikan (UNP) pada Juli mendatang. Rencananya UNP akan dilaksanakan dengan dua pilihan jadwal yakni Selasa-Kamis (24-26/7) dan Jumat-Minggu (27-29/7), hanya berlaku untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK.
Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan SMA-SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Batu, Ramli, S.Pd, MM, mengatakan, UNP diberlakukan karena beberapa alasan. Salah satunya jika saat ujian, siswa kondisinya tidak sehat yang menyebabkan hasil tidak maksimal.
“Kalau misal sudah ikut UNP namun nilainya tidak naik, berarti memang siswa tersebut yang kurang di bidang akademiknya. Pada dasarnya Pemerintah ingin memberikan yang terbaik melalui ujian perbaikan khususnya bagi siswa yang tidak puas dengan nilai UNBK kemarin,” ujar Ramli.
Menurutnya, UNP tidak hanya untuk siswa yang nilainya kurang dari 55,0 namun untuk semua siswa yang merasa tidak puas dengan nilai tersebut. Misalnya ketika dia ingin mengikuti seleksi AKPOL yang dibutuhkan nilai tinggi maka bisa ikut ujian ini.
“UNP ini kan tujuannya untuk perbaikan khususnya bagi siswa yang ingin melanjutkan ke kedinasan atau perguruan tinggi dengan persayaratan nilai harus sekian, karena mereka semua sudah lulus,” ujarnya.
Meskipun Kota Malang menjadi yang terbaik di Tingkat Jawa Timur, namun nilai UNBK 2018 bisa dikatakan menurun dari tahun sebelumnya. Hal ini bisa saja disebabkan karena adanya soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan prosentase 10 persen dari total jumlah soal. Soal HOST inilah yang menjadi kendala bagi siswa yang kemungkinan besar tidak mampu menjawab benar 100 persen.
Menanggapi adanya UNP pada Juli mendatang, Kepala SMAN 3 Malang, Asri Widiapsari, M.Pd, mengatakan ujian ini sudah dilaksanakan sebelumnya guna memperbaiki nilai siswa yang tidak sesuai dengan standar.
“Intinya untuk memperbaiki dokumen nilai yang belum lulus, UNP ini tentu ada manfaatnya bagi siswa. Di sisi lain selain agar nilainya lebih bagus, juga mungkin nilai ini bisa digunakan untuk kepentingan pendidikan di jenjang berikutnya,” ujar Asri.
Adanya UNP ini juga disambut baik Kepala SMAN 7 Malang, Dra. Herlina Wahyuni, M.Pd. Melalui ujian perbaikan ini akan memberikan kesempatan kedua bagi peserta didik yang nilainya tidak sesuai dengan standar.
“Dengan UNP inilah siswa dapat kesempatan untuk memperbaiki nilainya yang mungkin saat UNBK kemarin tidak bisa maksimal mengerjakan soal karena suatu hal, maka UNP inilah peluangnya. Apalagi di SMAN 7 Malang nilai yang kurang masih cukup banyak,” ujar Herlina. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...