Perkaya Pengalaman Belajar dengan Tematik Saintifik

 
MALANG - TK Selaras Cita menggunakan metode pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik. Proses kegiatan belajar mengajar lebih berpusat pada anak untuk memberikan pengalaman langsung dan saling terkait antar muatan pembelajaran yang satu dengan yang lainnya.
Pembelajaran yang bersifat luwes ini lebih bermakna karena siswa diajak memusatkan perhatian pada satu tema atau satu topic tertentu sehingga lebih mendalam dan berkesan. Sedangkan dengan pendekatan saintifik ini peserta didik memiliki kemampuan berfikir kritis, analitis, dan memiliki keterampilan memecahkan masalah.
Kepala TK Selaras Cita, Hariani, SE, mengatakan, dengan metode dan pendekatan ini memberikan pengalaman belajar lebih bermakna sehingga mendorong anak melakukan kegiatan 5 M yakni Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Menalar dan Mengkomunikasikan.
“Kemudian untuk memberikan pemahaman yang real kepada siswa, kami menggunakan media pembelajaran secara langsung sesuai tema yang diangkat pada hari itu. Misalnya hari itu temanya binatang kucing, kami mempelajari mengenai kucing, dan kucingnya kami hadirkan jadi anak-anak bisa mengamati,” ujar Hariani.
Selain itu, ketika hari tersebut temanya bunga maka sekolah akan menghadirkan beragam bunga supaya siswa dapat melihat, mengamati, dan membedakan jenis-jenis bunga yang ada di depannya. Bahkan saat belajar tema sayuran, peserta didik diajak melakukan kegiatan jual beli beragam sayur segar seperti wortel, jagung, bayam, tomat, hingga kacang panjang.
“Tema kami setiap harinya berbeda, misalnya saat itu tema tentang pekerjaan kami kenalkan siswa dengan pekerjaan pemadam kebakaran . Kami ajak siswa-siswi kami ke kantor pemadam kebakaran. Di situ mereka bisa praktik bagaimana memadamkan api dengan air saat ada kebakaran,” terang Hariani.
Melalui metode dan pendekatan yang diterapkan TK Selaras Cita, siswa akan dibekali empat kompetensi diantaranya sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Kompetensi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai agama dan moral, sosial emosional, berbahasa, kognitif, fisik motorik, dan juga seni.
Selain itu, TK Selaras Cita juga memiliki program unggulan dalam mengembangkan bakat dan talenta bidang non akademik seperti Wushu, bina vokalia, robotic, dan mewarna. Sedangkan muatan lokal melalui metode pembiasaan setiap hari ada Mengaji, Asmaul, Husna, Hapalan Surat-surat Pendek, dan Doa sehari-hari.
“Pembelajaran Aqidah agama dan penguatan pendidikan karakter menjadi orientasi plus untuk mendidik siswa-siswa menjadi generasi emas, berwawasan luas, memiliki kecerdasan intelektual serta memiliki jiwa agamis,” pungkasnya. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...