FIA UB Kembangkan Perpustakaan Digital


 
MALANG - Hari Buku Nasional diperingati, Kamis (17/5). Demi meningkatkan minat membaca, Universitas Brawijaya mengembangkan perpustakaan di setiap fakultas. Salah satunya, Unit lab perpustakaan dan arsip FIA UB yang dulunya dikenal dengan Fadel Muhammad Research Center.  Selain ditujukan untuk mencukupi referensi mahasiswa FIA UB, perpustakaan ini juga dioptimasi dengan sistem perpustakaan online terintegrasi serta nantinya ditunjang dengan program pelatihan literasi bagi pengguna menggunakan prototype yang dikembangkan.
“Berdiri sejak 2001, awalnya ruang baca pasca sarjana bagi mahasiswa S2 dan S3 ini berkembang koleksinya. Sehingga, pada 2012 mendapat hibah dari Menteri Kelautan Fadel Muhammad sebesar Rp 200 juta untuk mengembangkan infrastruktur dan koleksinya,” ujar Ketua Unit Lab Perpustakaan dan Arsip, Dr Lely Indah Mindarti MSi kepada Malang Post.
Tak heran jika nama Fadel Muhammad terselip pada awal berdiri Unit lab perpustakaan dan arsip FIA UB itu. Peran utama keberadaan perpustakaan fakultas yakni dari segi pendidikan dan pelayanan. Pendidikan ditujukan untuk mahasiswa magang dan praktikum dalam program studi ilmu perpustakaan.
Sedangkan untuk layanan, perpustakaan fakultas mampu melayani informasi berupa konten ilmiah maupun populer, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi UB.
Koleksinya saat ini mencapai 4.800 judul dengan 6.000 eksemplar. Di UB antar fakultas tidak sama, ada di bawah jurusan, prodi, dan fakultas. Kalau di FIA sendiri di bawah fakultas jadi dapat melayani seluruh prodi dalam hal referensi. 
“Ada beberapa fakultas yang perpustakaannya di bawah jurusan, jadi referensinya untuk satu jurusan saja, semua tergantung masing-masing fakultas,” tuturnya.
Dengan sistem automasi perpustakaan yang tersambung online, unit lab perpustakaan dan arsip FIA UB dapat terintegrasi dengan perpustakaan pusat UB. Ke depan juga sedang digunakan sistem institusional repostitory untuk perpustakaan digital.
Meski begitu, dalam penerapannya tentu menemui kendala untuk membangun sistem optimal dimulai dari SDM, software, open source dengan prototype yang ditargetkan dapat diaplikasikan akhir tahun ini. Sehingga, unit lab perpustakaan dan arsip FIA UB akan melakukan program pelatihan literasi setiap bulan untuk pengguna.
“Sistem institusional repostitory dapat mengintegrasikan data ke perpustakaan pusat, sehingga dapat membantu memudahkan mahasiswa dalam mencari referensi,” imbuhnya. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...