MTs Ar-Royyan Unggulkan Program Tahfidz Alquran


MALANG – MTs Ar-Royyan bertekat untuk menjadi madrasah unggulan dengan mengedepankan program tahfidz Alquran. Untuk itu, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Ukhuwah Insaniyah ini terus menyempurnakan berbagai aspek yang mendukung program tersebut.
“Sebagai MTs unggulan, program tahfidz Alquran ini menjadi perhatian kami. Karena itu kami bertekad penuh dengan memaksimalkan guru, SDM serta sarana prasarana untuk menunjang program tersebut,” terang Ketua Yayasan Ukhuwah Insaniyah, Drs H Mardjono MSi, pada Malang Post.
Selain program tahfidz Alquran, madrasah yang berada di Jalan Sebuku No 12 ini juga memiliki program unggulan lain, yakni salat berjamaah, full day school dan pendidikan karakter. Pendidikan karakter diwujudkan tidak hanya dalam bentuk kegiatan belajar mengajar di dalam kelas tetapi juga kegiatan lain seperti Pondok Ramadan.
“Pondok Ramadan MTs Ar-Royyan dilaksanakan selama 10 hari. Para siswa mabit (bermalam) di kompleks Yayasan Ukhuwah Insaniyah agar pendidikan karakter yang kami laksanakan benar-benar tepat sasaran. Mereka akan menjalani beragam kegiatan yang bermanfaat selama mengikuti Pondok Ramadan,” beber Mardjono.
Setelah dua tahun berdiri, di tahun ketiga ini MTs Ar-Royyan kembali membuka pendaftaran siswa baru. Sebanyak 32 siswa baru ditargetkan dalam pendaftaran tahun ini dengan 20 pendaftar pertama mendapatkan seragam gratis.
Saat ini MTs Ar-Royyan sedang menyiapkan gedung sendiri di kompleks Yayasan Ukhuwah Insaniyah, Jalan Terusan Sulfat. Selain ruang kelas, dalam area gedung juga akan disediakan fasilitas penunjang.
“Kami sedang memperluas Masjid Miftahul Jannah di kompleks Yayasan Ukhuwah Insaniyah dan akan membangun gedung tiga lantai untuk ruang kelas di bagian depan sekolah. Di bagian belakang, juga kami siapkan ruang kelas dan aula untuk menunjang kegiatan siswa,” tambahnya.
Sementara itu Kepala MTs Ar-Royyan, Drs Imam Bakri mengatakan, untuk menunjang pendidikan non akademis, MTs Ar-Royyan menyediakan beragam pilihan ekstrakurikuler, antara lain Al Banjari, Pramuka, bela diri, futsal, drum band dan math and science club. “Kami berupaya untuk tidak hanya mencetak siswa yang berilmu, tetapi juga sholeh dan sholehah serta berjiwa insani berdasarkan Alquran dan Hadist,” katanya. (sir/nda/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :