POBNUS, Pot Bunga Pinus Berbasis Teknologi AR


MALANG - Berbisnis pot kreatif dilakukan mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan Universitas Negeri Malang (UM). Selain bentuknya yang unik dan customized, pot tersebut dikombinasikan dengan pemanfaatan Teknologi Augmented Reality (AR). Tak hanya itu, bahan pembuatannya adalah limbah bunga pinus.
“Nama produk kami POBNUS, kepanjangan dari pot bunga pinus. Karena bahan pembuatannya juga mencampurkan limbah bunga pinus,” ungkap Ketua TIM PKMK Ayik Bela Saputra.
Selain Ayik Bela Saputra yang merupakan mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin FT UM, anggota tim ini terdiri dari Imam Muhtarom dari Pendidikan Teknik Mesin, Ardhana Iswari Citra Padmi dari Pendidikan Teknik Informatika, Ni’matul Rochmaniyah dari Teknik Informatika dan Ika Rahmawati dari Akuntansi FE.
Lebih jauh Ayik menjelaskan, penggunaan limbah bunga pinus ini rupanya mampu meningkatkan kualitas pot yang mereka buat. Pot dengan bahan kokopit, yang biasa dipakai industry, tidak ramah pada tanaman. Ketika tanaman dalam pot disirami, biasanya air tidak cepat terserap dan menggenang. Namun, pot dengan bahan limbah pinus ini bisa mudah menyerap air dan meningkatkan kualitas tumbuhan.
“POBNUS ini cocok untuk media tanaman, karena bisa menjaga kelembaban tanah sesuai kebutuhan tanaman,” tegasnya.
Produk yang didesain dan diproduksi sendiri oleh mahasiswa ini juga sudah bisa dipesan. Mereka menjualnya melalui online dan juga kegiatan bazaar di Blitar. Banyak yang tertarik dengan produk mereka, karena pot tersebut didesain unik dengan berbagai karakter. Pembeli bahkan bisa memesan modelnya sesuai keinginan. Harga jualnya juga terjangkau, antara Rp 15.000-Rp 35.000.
“Anak-anak yang paling suka, mereka senang dengan karakter Angry Bird atau kura-kura,” ungkap Ika Rahmawati.
Untuk target pemasarannya, tim ini juga akan menyasar sekolah-sekolah. Sebab, pot ini juga bisa menjadi media pembelajaran di kelas. Apalagi, ada teknologi AR yang disematkan dalam pot ini. Barcode yang ada dalam tiap pot, akan memuat informasi mengenai tanaman dan cara perawatannya.
“Sasaran kami juga sekolah program Adiwiyata, selain bisa belajar merawat tanaman yang benar juga bisa mengenal teknologi AR,” tegasnya.
Ditambahkannya, Produk POBNUS tidak hanya berhenti pada media tanam saja, selain untuk menambah minat masyarakat untuk bertanam secara mandiri, media tanam POBNUS juga mempunyai tujuan lain yakni untuk memberikan kesan edukatif melalui informasi tentang spesies tanaman yang ditanam dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. (oci/sir)

Berita Terkait

Berita Lainnya :