90 Persen Siswa dari Jalur Wilayah


MALANG - Sekolah Negeri akan menampung lebih banyak siswa di jalur wilayah pada PPDB 2018. Kalau sebelumnya jalur ini hanya menampung 40 persen dari total siswa baru, tahun ini naik jadi 90 persen. Kepastian terkait prosentase jalur wilayah ini disampaikan Kadindik Zubaidah usai melakukan rapat koordinasi bersama kepala SMP dan SD Negeri se Kota Malang.

Sedangkan untuk jalur prestasi sebanyak 5 persen berdomisili dari luar radius zona terdekat dan 5 persen bagi calon peserta didik berdomisili dari luar zona yang mungkin mengalami perpindahan mengikuti orang tua atau alasan lainnya.
Pada dasarnya Permendikbud tahun lalu dengan tahun ajaran baru 2018/2019 tidak jauh berbeda. Hanya sedikit perbedaan pada penggunaan sistem zonasi yang sebelumnya berdasarkan kelurahan tahun ini kecamatan. Pada peraturan baru tersebut setidaknya ditetapkan calon peserta didik pada jenjang SD diprioritaskan bagi anak dengan usia minimal 7 tahun dan zonasi terdekat dari sekolah, apabila ada kesamaan usia dan jarak maka dipilih dari yang mendaftar terlebih dahulu.
“Mengenai peraturan PPDB tahun 2018 ini kami sudah melakukan rapat beberapa tahap, tahap awal kami mengundang anggota dewan, MKKS K3S, dan Korwas. Draft mengenai PPDB ini sebetulnya sudah jadi dan mendekati bagus sehingga hanya perlu pematangan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM.
Calon peserta didik baru pada jenjang SD tidak dilakukan tes membaca, menulis, maupun berhitung. Sedangkan pada PPDB tingkat SMP seleksi calon peserta didik mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai dengan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar. Selain itu jarak harus sesuai dengan ketentuan zonasi serta apabila ada prestasi akademik maupun non akademik harus diakui sekolah sesuai dengan kewenangan daerah masing-masing.

PPPD jalur prestasi direncanakan akan mulai di buka pada tanggal 4 Juli mendatang. Peserta dengan jalur ini harus mendaftarkan dirinya ke Dinas Pendidikan Kota Malang  demi mendapatkan verifikasi. Bagi peserta yang lolos verifikasi akan mendapatkan rekomendasi langsung untuk daftar regular online di sekolah yang direkomendasikan.
“Jadi bukan rekomendasi sebenarnya namun prestasi yang sudah lolos tersebut akan mendapatkan verifikasi dari kami, sehingga bisa memperkuat prestasi yang diperoleh calon peserta didik tersebut,” ujar Zubaidah.
Menurutnya, Dinas Pendidikan Kota Malang tidak merekomendasikan seseorang untuk mendaftar ke sekolah mana, hanya saja hasil prestasi yang diperoleh siswa tersebut akan mendapatkan evaluasi dengan begitu mereka mendapatkan arahan yang tepat.
“Namun adanya perubahan rancangan dari Kemendikbud, Dinas Pendidikan bersama K3S dan MKKS menindaklanjuti peraturan PPDB 2018/2019 untuk diselaraskan dengan petunjuk teknis (juknis) PPDB, namun secara keseluruhan hampir sama,” tandasnya. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :