Ujian Nasional 2018, MTsN 1 Malang Terbaik di Malang Raya


MALANG - MTs Negeri 1 Kota Malang mencatat prestasi istimewa pada Ujian Nasional (UN) 2018. Tahun ini, madrasah favorit ini sukses mengantarkan siswanya sebagai peraih nilai tertinggi UN SMP/MTs se-Malang Raya. Nilai terbaik diraih Habibah Azmiyatus Sholihah dengan jumlah 388,5. Nilai ini dua angka lebih tinggi dari peraih rangking kedua yang diperoleh siswa salah satu SMP Swasta di Kota Malang, dan lebih tinggi tiga angka dari peringkat pertama Kabupaten Malang yang diraih oleh siswa SMP Negeri di Kecamatan Singosari.
Kepala MTs Negeri 1 Kota Malang, Drs. Samsudin, M.Pd mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang dicapai siswa kelas IX tahun ini. Selain menjadi yang tertinggi di Malang Raya, sebanyak enam siswa juga masuk 10 besar Kota Malang.
“Alhamdulillah, hasil ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami semua. Bahwa seluruh upaya yang dilakukan untuk suksesnya UN 2018, memperoleh hasil yang memuaskan,” ucapnya.
Ia mengakui memperolah hasil maksimal dan menjadi yang terbaik bukan perkara yang mudah. Apalagi materi pelajaran di madrasah lebih banyak dan beragam. Utamanya materi-materi keagamaan yang tentunya membuat siswa belajar lebih ekstra.
“Tapi selama ini dapat kita jalani dengan baik. Keragaman materi agama bukan penghalang mereka berprestasi. Anak-anak telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing,” terangnya.
Ia menuturkan, persiapan kelas IX dalam menghadapi ujian diperlukan waktu dan proses yang panjang. Persiapannya dilakukan mulai siswa masuk kelas IX. Segala hal yang berkaitan dengan pembelajaran, ditata sedemikian rupa agar siswa bisa maksimal menghadapi UM, UAMBN dan UN. Materi UN menjadi prioritas karena menjadi penentu kelanjutan pendidikan siswa.
“Persiapan UN diantaranya melalui kegiatan tryout yang digelar baik oleh internal madrasah maupun dari pihak Kementerian Agama maupun Dinas Pendidikan,” imbuhnya.
Samsudin mengungkapkan, kunci keberhasilan pendidikan di MTs Negeri 1 Kota Malang adalah kebersamaan antara siswa, guru dan orang tua. Masing-masing memiliki peran penting. Siswa dengan kesungguhannya belajar dengan tekun, guru  yang melakukan perencanaan dengan prediksi-prediksi yang kuat. Serta ketulusan orang tua dalam mendukung dan mendoakan anaknya.
“Doa ini tidak kalah penting, sebagai puncak dari usaha kita, terutama doa orang tua. Tujuannya untuk menguatkan mental bahwa ikhtiyar kita sudah maksimal,” tuturnya.
Kepada para lulusan, Samsudin menghimbau agar pengalaman belajar di MTs Negeri 1 yang kaya akan materi karakter keislaman terus ditumbuhkan sehingga membentuk kepribadian muslim sejati. Termasuk budaya prestasi yang selama ini dibangun, tetap terus dikembangkan di tingkat MA/SMA. “Ini menjadi modal tambahan untuk kesuksesan mereka di masa yang akan datang,” kata dia.
Yang tak kalah penting, lanjutnya, lulusan MTs N 1 Kota Malang tetap hormat pada guru dan orang tua. “Ini prinsip yang harus terus dijaga. Kami berharap mendengar berita-berita baik dan berita sukses dari alumni kapan dan dimanapun mereka berada. Kepada orang tua kami ucapakan terimakasih atas kepercayaan dan kerja samanya selama ini,” harapnya.
Hari ini, Senin (28/5), sebanyak 344 siswa kelas IX MTs Negeri 1 Kota Malang dilepas dan diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing. Berbekal budi pekerti, pengetahuan dan keterampilan, para lulusan siap melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Sebanyak 202 diantaranya, telah diterima di MA dan SMA favorit, sisanya sedang mengikuti proses untuk masuk ke sekolah idaman masing-masing. (imm/sir/oci)  

Berita Lainnya :

loading...