Kategori Sekolah Negeri, SMPN 3 Terbaik


MALANG - SMPN 3 Malang mencatat sejumlah prestasi dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2018. Untuk kategori SMP negeri, rata-rata nilai UN sekolah di Jalan Dr. Cipto Kota Malang ini berada di urutan pertama. Begitu juga prestasi salah satu siswanya yakni Larissa Sabitah Putri meraih nilai UN tertinggi kategori SMP Negeri.

“Siswa kami juga banyak yang masuk di 20 besar peraih nilai UN tertinggi di Kota Malang, prestasi yang cukup membanggakan,” ungkap Kepala SMPN 3 Dra Tutut Sri Wahyuni, M.MPd kepada Malang Post ditemui di sela acara pelepasan di Ijen Suites, Senin lalu.
Tak hanya itu, tahun ini ada 28 siswa yang meraih nilai UN 100 untuk mata pelajaran Matematika. Hanya saja Tutut, panggilannya, menyayangkan hasil UN Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Menurutnya, ada banyak siswa yang hanya salah satu nomor saja pada dua mata ujian tersebut.
Sederet prestasi tersebut, menurutnya memang membanggakan. Namun, sebenarnya, kata dia, peringkat SMPN 3 menurun dibandingkan tahun lalu yang berada di urutan pertama sekolah dengan rata-rata UN terbaik SMP negeri dan swasta. Sementara tahun ini, SMPN 3 harus puas pada urutan kedua sekolah negeri dan swasta peraih nilai UN terbaik. Karena itu, evaluasi akan terus dilakukan agar bisa mencapai target yang terbaik pada tahun berikutnya.
“Harus kerja keras di tahun depan, saat ini sudah ancang-ancang agar tahun depan anak-anak bisa berprestasi lebih baik lagi,” tegasnya.
Atas prestasi siswa tersebut, sekolah memberikan penghargaan pada momen pelaksanaan pelepasan siswa. Penghargaan diberikan kepada 10 besar peraih nilai UN tertinggi. Ada pula penghargaan kepada peraih nilai 100 pada UN 2018. Tak hanya prestasi akademik saja, penghargaan juga diberikan kepada siswa berprestasi non akademik. Diantaranya prestasi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
“SMPN 3 tidak hanya mendorong siswa berprestasi akademik saja, tetapi juga non akademik,” ungkapnya.

Tutut berharap, lulusan SMPN 3 bisa terus mengembangkan talenta akademik maupun potensi akademik mereka. Sehingga apa yang menjadi cita-cita bisa terwujud dengan maksimal.
“Terus kerja keras dan disiplin, dua hal ini penting untuk selalu diterapkan,” pesannya.
Sementara itu acara pelepasan siswa berlangsung meriah dan penuh makna di Ijen Suites Hotel. Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari orang tua siswa yang dengan dana swadaya bisa menggelar acara dengan meriah.
Menurut Ketua panitia pelepasan siswa 2018, Drs Wahyu Hidayat, SH, kesuksesan kegiatan tersebut karena kebersamaan yang terjalin kuat diantara orang tua siswa.
“Tanpa kebersamaan yang kuat tentu akan sulit terwujud, terutama dari wali murid, komite sekolah, sekolah dan guru,” bebernya.
Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan kualitas dan citra baik SMPN 3 Malang bisa terus terjaga. Karena itu, ia mengungkapkan terimakasih kepada seluruh wali murid yang telah berkomitmen menyukseskan kegiatan pelepasan ini. Dari hasil sumbangan orang tua, dana yang terkumpul mencapai Rp 101 juta.
“Kami harap kebersamaan ini terus terjaga di tahun-tahun mendatang. Saya sangat bangga, karena tahun ini dari 291 wali murid yang anaknya diwisuda bisa berpartisipasi semuanya,” pungkasnya. (oci)

Berita Lainnya :