Kuota Hanya 5 Persen, Sekolah Seleksi Ketat Pendaftar Jalur Prestasi


MALANG - SMA Negeri di Kota Malang akan melakukan seleksi ketat pada pendaftar di jalur prestasi. Sebab, jalur ini hanya akan menerima 5 persen dari total siswa yang akan ditampung di tiap sekolah.
Di SMAN 8 Malang misalnya, dari daya tampung 288 siswa, 14 orang adalah dari jalur prestasi.
 “Untuk persyaratannya jelas punya prestasi non akademik berjenjang. Dari sertifikat tersebut akan kami seleksi dan memberi perangkingan misal tingkat nasional itu skornya berapa,” ujar Ketua PPDB SMAN 8 Malang, Dr. Sasongko, S.Pd, MM kepada Malang Post, kemarin.
Tahun ini, SMAN 8 Malang membuka jalur prestasi pada bidang Seni dan Olahraga khususnya tari, vocal, fashion, basket, futsal, dan badminton. PPDB jalur prestasi hari pertama kemarin sudah mulai diserbu pendaftar. Pendaftar jalur ini wajib memiliki sertifikat terutama yang lombanya digelar berjenjang. Meski demikian, sekolah tetap mengakomodasi bagi calon siswa yang memiliki sertifikat tidak berjenjang meskipun persentasenya sangat sedikit.
“Sertifikat yang tidak berjenjang itu misalnya universitas mengadakan lomba tingkat nasional atau provinsi, namun lomba ini lingkupnya hanya di kampus tersebut tidak ada kelanjutannya,” ujarnya
Menurutnya, sertifikat yang diakui di jalur ini yakni lomba yang diadakan pemerintah seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Lomba ini digelar mulai tingkat kota hingga nasional.
Sementara itu, pendaftaran hari pertama jalur prestasi di SMAN 8 Malang hingga pukul 13.00 WIB sudah ada 23 siswa mendaftar. Namun, hanya 10 calon peserta didik yang sudah mengumpulkan semua persyaratan. Sedangkan 13 siswa masih mengambil formulir dan belum menyetorkan berkas-berkas.
Sasongko menjelaskan, dalam perangkingan sertifikat pendaftar, apabila ada skor yang sama, maka penilaian selanjutnya yang menjadi pertimbangan yakni domisili atau tempat tinggal calon peserta didik terdekat. Namun dari jumlah 14 siswa yang akan diterima belum diputuskan berapa kuota seni dan olahraga.
Tahun lalu, SMAN 8 Malang mengambil rata antara seni dan olahraga lantaran kedua bidang tersebut dari segi kualitas memiliki level yang sama. Bila tahun ini tidak seimbang antara seni dan olahraga, maka sekolah akan mengambil prestasi yang terbaik dulu.
Sementara itu, Plt Kepala SMAN 8 Malang, Anis Isrofin, M.Pd, mengatakan, jalur prestasi yang diambil tersebut merupakan keunggulan sekolah di sisi lain juga tersedianya fasilitas lengkap untuk dua bidang tersebut. Terlebih saat FLS2N dari 9 mata lomba SMAN 8 Malang mampu menjuarai 4 bidang.
“Sehingga dengan adanya jalur prestasi bidang seni dan olahraga, maka bisa digunakan untuk persiapan lomba OSN, OS2N, dan FLS2N,” ujar Anis.
Sementara itu, SMAN 5 Malang PPDB jalur prestasi menerima bidang non akademik seperti seni tari, Hokey, dan Tenis Lapangan. Dari total 320 siswa yang akan diterima, sebanyak 16 peserta didik akan diterima jalur prestasi. Sementara di hari pertama pembukaan jalur ini sudah ada lebih dari 10 siswa yang mendaftar.
“Jalur prestasi persyaratannya memang tidak menggunakan KK namun lebih sistematik, sudah otomatis yang lolos siapa, termasuk prestasi tertinggi jadi kalau ada yang tingkat nasional prestasi tingkat kota dan provinsi akan kalah,” pungkas Anis. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...