PPDB Prestasi, SMAN 1 Gelar Ujian Praktik


 
MALANG - Persaingan pendaftar jalur prestasi di SMA Tugu belum memanas hingga hari kedua pendaftaran, Kamis (31/5). Tercatat masih belasan pendaftar saja. Di SMAN 1 baru tercatat 15 pendaftar, SMAN 3 21 pendaftar dan SMAN 4 sebanyak 15 pendaftar. 
“Saat ini siswa masih pada tahap mencari sekolah yang tepat untuk dituju, dan masih ada kesempatan dua hari yakni Sabtu dan Senin bagi yang belum mendaftar,” ujar Kepala SMAN 1 Malang, H. Musoddaqul Umam,S.Pd.,M.Si. kepada Malang Post.
Daya tampung untuk jalur ini memang sangat kecil. Di SMAN 1 hanya menyiapkan pagu 14 kursi, SMAN 3 disediakan 14 kursi dan SMAN 4 15 kursi. Karena itu, SMAN 1 Malang menyeleksi ketat siswa dengan mengadakan tes untuk jalur prestasi. 
“Tes berupa ujian praktik, misalnya yang punya prestasi tari harus unjuk bakat. Yang punya prestasi tahfidz, harus menyetorkan hafalannya. Hafidz minimal hafal tiga juz,” bebernya.
Tes jalur prestasi ini akan dilaksanakan setelah penutupan pendaftaran. Mekanisme ini menurutnya berbeda dengan sekolah lain yang hanya menyeleksi berdasarkan sertifikat saja. Seleksi jalur bidikmisi dan mitra warga juga akan dilakukan dengan ketat.
Sekolah akan menerjunkan tim mendatangi rumah siswa. Untuk petugas survey sekolah sudah menyiapkan dua orang sehingga yang masuk benar-benar dari keluarga tidak mampu.
“Sedangkan untuk bidikmisi ini syaratnya juga minimal nilainya harus delapan,” ujar 
Tahun ini, SMAN 1 Malang akan menerima 288 siswa dengan porsi 14 siswa dari jalur prestasi, 9 siswa bidikmisi, dan 14 siswa mitra warga. Sedangkan hingga hari kedua pendaftaran, sudah ada 15 pendaftar jalur prestasi, 7 bidikmisi, dan 9 mitra warga.
Ketua PPDB SMAN 3 Malang, Wawan Pramunadi, M.Pd menuturkan, untuk jalur prestasi siswa harus memiliki sertifikat berjenjang mulai dari tingkat kota, provinsi hingga nasional. Skor tertinggi apabila siswa memiliki sertifikat juara 1 nasional dari kegiatan yang diadakan pemerintah, nilainya 10. Apabila domisilinya satu kecamatan dengan sekolah, maka siswa tersebut akan mendapatkan nilai tambahan sebesar 10.
“Itu nanti semua yang sudah masuk diinput kemudian sistem dengan otomatis akan merangking sendiri, memang untuk jalur prestasi ini yang digunakan yakni skor prestasi ditambah dengan skor domisili semua yang menjumlahkan sistem,” ujar Wawan.
Tahun ini, SMAN 3 Malang menerima 288 siswa yang dibagi dalam tiga jalur tersebut. Yakni 14 siswa dari jalur prestasi, 14 jalur mitra warga, dan 9 bidikmisi. Untuk jalur prestasi, sekolah memang tidak membatasi bidang, namun yang menjadi prioritas adalah sertifikat berjenjang. 
Di SMAN 3, hari kedua kemarin tercatat sebanyak 21 siswa mendaftar jalur prestasi, bidikmisi 2 siswa, dan 5 jalur mitra warga. Pada 5 hingga 7 Juni, survey akan dilakukan untuk calon peserta didik yang mendaftar pada jalur bidikmisi dan mitra warga. Dimana pada survey ini akan dilihat kesesuaikan data khususnya alamat, kondisi rumah serta perekonomiannya.
“Meskipun kuota kami ada 9 siswa, sedangkan apabila nanti yang mendaftar tidak memenuhi tetap akan kami survey apakah data yang diberikan sudah sesuai. Bukannya tidak percaya dengan kelurahan, namun itu sudah menjadi SOP,” ujar Wawan.
Sedangkan SMAN 4 Malang tahun ini menerima 304 siswa atau ada tambahan 1 kelas pada angkatan 2018. Dari sekolah tugu yang lain, SMAN 4 Malang bisa dikatakan ramai pendaftar pasalnya di hari kedua sudah ada 22 siswa jalur mitra warga, 7 bidikmisi, dan 15 prestasi.
“Kami menerima jalur prestasi cabang olahraga panahan dan renang, untuk pendaftaran offline ini tidak melihat nilai UN atau raport. Misal jalur prestasi yang menjadi patokan adalah juara yang diperoleh kalau juara I Nasional maka nilainya tinggi apalagi kalau domisilinya dekat dengan sekolah,” ujar Waka Humas SMAN 4 Malang, Dony Andri Setiawan, M.Pd.
Ia menambahkan, untuk jalur bidikmisi dan mitra warga yang dilihat adalah kemampuan ekonominya. Bidikmisi sayaratnya harus memiliki nilai rata-rata 80, sedangkan jalur mitra warga dikhususkan bagi warga tidak mampu yang dekat dengan sekolah.
“Yang daftar jalur bidikmisi ini nilainya lumayan tinggi, terakhir tadi nilainya 86. Survey tetap diadakan untuk memastikan data yang diisi benar-benar valid, seperti tahun kemarin ternyata setelah kami survey dia tergolong mampu akhirnya kami coret namanya,” pungkas Dony. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :