Siswi SD Insan Amanah Raih Nilai Tertinggi


MALANG – Pengumuman hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) akan diumumkan di masing-masing sekolah pada Senin (4/6) mendatang. Dari hasil tersebut diketahui peraih nilai tertinggi di Kota Malang yakni Kayla Nadine Ameera Langie dari SD Insan Amanah.
Kayla sapaan akrabnya mendapat perolehan total nilai 284.8 dengan perincian nilai Bahasa Indonesia 90.2, Matematika 97.4, dan IPA 97.2. Selain itu ada empat lainnya yang berhasil masuk kedalam lima besar peraih nilai tertinggi di antaranya Christina Maria Kumala, Radhitya Malik Rabbani, Rizka Amalia Putri Ramadhani, dan Naufal Rifky Ramadhan.
Kepala SD Insan Amanah, Suhardini Nurhayati, M.Pd, mengungkapkan, hasil USBN tahun ini menjadi top score SD Insan Amanah lantaran ada 10 siswanya masuk kedalam 50 besar nilai tertinggi se-Kota Malang. Sehingga sekolah patut bersyukur dna bangga atas pencapaian peserta didiknya.
“Hasil memang tidak pernah mengkhianati proses, karena semua pihak sudah berupaya keras baik dari Kepala Sekolah dan tim kelas VI agar hasil ujian memuaskan apalagi tahun ini berbeda, ada tambahan soal uraian,” ujar Suhardini.
Adanya soal uraian pada USBN SD yang membutuhkan penalaran tingkat tinggi tentun membutuhkan strategi yang tepat untuk menghadapinya. Dimana untuk bisa menaklukkan berbagai cara telah dilakukan sekolah seperti budaya literasi sejak kelas IV dengan membaca dan menulis penalaran sebelum pelajaran dimulai.
Selain itu siswa dibiasakan mengerjakan soal High Order Thinking Skills (HOTS) sejak kelas V, sehingga saatr USBN berlangsung mereka sudah mendapat bekal sebelumnya. Strategi program pembelajaran sebaya juga digembleng supaya siswa yang memiliki pemahaman lebih bisa mengajari siswa lainnya.
“Untuk menghadapi USBN beberapa waktu lalu tersebut kami juga mengadakan try out khusus yang hanya membahas kisi-kisi soal atau indikator dengan jumlah soal maksimal tiga namun selalu istiqomah dilakukan,” ungkapnya.
Dalam prosesnya try uut tidak hanya dilakukan melalui paper dan pensil. Namun pembelajaran dibuat menyenangkan dalam bentuk permainan seperti kuis cerdas cermat, ranking satu dan monopoli raksasa untuk mengusir kejenuhan. Bahkan pemberian motivasi rutin diadakan setiap tiga bulan sekali dengan mendatangkan motivator serta uji coba soal dengan beberapa lembaga bimbingan belajar di Malang.
“Yang pasti dan paling penting anak-anak setiap hari sholat dhuha dan hajat, sodakoh dan beribadah yang lain-lain dengan sungguh-sungguh,” terang Suhardini.
Ia melanjutkan, untuk mendapat hasil ini juga tidak bisa lepas dari evaluasi dan refleksi secara berkala yang dilakukan SD Insan Amanah setiap hari Jumat dengan tim kelas VI. Trial dan error dalam berbagai strategi pun dijalankan. Bahkan yang tak kalah pentingnya adalah analisis soal serta pengayaan materi disampaian kepada peserta didik berdasarkan hasil analisis tersebut.
Hasil analisis itu juga disampaikan kepada orang tua agar meraka tahu sejauh mana kemampuan anaknya. Nilai-nilai try out siswa pun dibuat grafik, apabila naik berarti ada progress jika tidak ada perubahan itu tandanya orang tua perlu membantu sekolah untuk meningkatkan kompetensi anaknya.
“Alhamdulillah kerja keras dan semangat anak-anak bisa membuahkan hasil yang manis, terutama Kayla memang selama mengikuti try out nilainya selalu bagus dan literasinya juga oke,” pungkas Suhardini.(mg7/ary)

Berita Lainnya :

loading...