Bekali Siswa dengan Prestasi dan Budi Pekerti


PADA Sabtu, (2/6),  siswa siswi kelas VI SDIT Ahmad Yani dilepas sebagai lulusan tahun ajaran 2017-2018. Setelah menempuh masa studi enam tahun,  mereka diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing.  Menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri bagi guru dan orang tua,  telah mampu mendampingi dan mengantarkan siswa hingga lulus di jenjang Sekolah Dasar.

Kepala SDIT Ahmad Yani, Mutini, S. Pd mengatakan, kelulusan siswa kelas VI merupakan sebuah bukti akan kebesaran Allah. Waktu enam tahun untuk belajar dan mengajar, bukanlah waktu yang singkat.  
"Kalau bukan karena kebesaran Allah, tidak mungkin anak-anak mampu menyelesaikan studi mereka," ujarnya.  
Oleh karena itu, Mutini beserta para guru mengajak para lulusan termasuk orang tua untuk bersyukur akan hasil luar biasa dari sebuah proses pendidikan yang dilalui putra putri mereka.
"Karena enam tahun masa studi itu tidak mudah.  Banyak sekali rintangan maupun cobaan,  yang Alhamdulillah telah dapat dilalui oleh anak-anak," katanya.
Mutini menuturkan, banyak hal yang didapat siswa selama belajar di SDIT Ahmad Yani,  untuk bekal mereka di masa yang akan datang.  Termasuk nilai-nilai dan kemampuan akademis.  Sebagai penunjang untuk pendidikan siswa di jenjang selanjutnya.  
Namun dirinya menegaskan, bahwa setinggi apapun kemampuan akademis harus diimbangi dengan akhlakul karimah. Bahkan menurutnya, prestasi menjadi tidak berguna jika tidak didasari dengan budi pekerti yang luhur.

"Prestasi akademis itu penting. Tapi yang terpenting akhlakul karimah. Pintar itu bagus,  tapi yang utama menjadi saleh dan salehah," tuturnya.
Oleh karena itu,  kepada para lulusan Ia berharap untuk dapat terus menjaga nilai-nilai akhlak yang telah ditanamkan guru selama di SDIT Ahmad Yani.  
"Dimanapun sekolahmu nanti,  dan apapun pekerjaanmu,   tetaplah menjadi anak yang saleh dan salehah," pintanya.  
Kehidupan seorang muslim,  tidak akan pernah lepas dari perintah agama.  Dalam hal ini,  Mutini mengimbau agar lulusan selalu berpedoman pada Alquran dan Sunnah.  Agar langkah hidup mereka tetap lurus dan selalu diridoi oleh Allah.  "Junjung tinggi nilai kejujuran,  ikhlas menjalani hidup untuk sukses dunia dan akhirat,"  tambahnya.  
Sementara itu, ketua panitia sekaligus perwakilan dari orang tua Ulfi Umroni juga menyampaikan terimakasih kepada dewan guru atas jerih payah dan pengorbanan yang selama ini dilakukan. Bagaimana pun, ia yang mengatasnamakan orang tua siswa,  merasa bangga atas kelulusan yang dicapai siswa.  
"Saya berpesan kepada anak-anak untuk tidak melupakan almamaternya,  tetap hormat pada guru,  karena dengan begitu ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat, " ucapnya.
Ketua Komite,  Wibi Riawan,  M. Si mengungkapkan rasa bangganya terhadap kesuksesan SDIT Ahmad Yani menghantarkan siswa-sisiwinya hingga lulus.  Ia menyampaikan terimakasih kepada pihak guru atas semua proses yang telah dilalui.  "Dan kepada anak-anak,  kami mengingatkan bahwa kelulusan ini bukan akhir dari segalanya,  namun langkah awal kalian menuju jenjang yang lebih tinggi," katanya. (mp1/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...