Fasilitas Lengkap, FIK UM Optimis Akreditasi A


MALANG - Dua tahun lagi, mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UM akan dapat merasakan perkuliahan di gedung baru. Pasalnya, tahun ini UM menganggarkan Rp 90 miliar untuk pembangunan gedung tujuh lantai tersebut. Gedung yang nanti akan digunakan untuk perkuliahan tersebut, nantinya akan multifungsi.
“Pembangunan gedung baru tersebut akan ditargetkan selesai dua tahun lagi. Gedung baru tersebut untuk perkuliahan dan perkantoran dekanat, sehingga semuanya akan dipindah di sana nanti. Hal ini mampu menggeser atmosfir akademik ditunjang dengan fasilitas baru,” ujar Dekan FIK UM, Prof Dr Winarno kepada Malang Post, kemarin.
Menurut Winarno, paradigma pendidikan dimulai dari fasilitas penunjang, sehingga akan dihasilkan kualitas lulusan yang kompeten. Selama ini, baru prodi pendidikan jasmani yang memiliki akreditasi A, sementara prodi lainnya masih B. Hal inilah yang terus menjadi pendorong fakultas untuk meningkatkan kualitas.
“Fasilitas sudah ada, ke depan inilah yang mendorong kualitas, sehingga lulusan FIK UM memperoleh pekerjaan tepat dan relevan. Kami juga menyiapkan prodi yang lainnya untuk segera mendapat akreditasi A dengan ada tujuh standar, mulai dari visi misi, tata kelola, fasilitas, SDM dan tendik,” imbuh pria yang suka menulis buku itu.
Dibuka pada 2008 lalu, menurut Winarno, FIK terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Termasuk salah satu yang paling lengkap mulai dari fasilitas perkuliahan, gedung kuliah bersama, stadion, lapangan tenis indoor, dan kolam renang. Program pembangunan dilakukan dua tahap dengan tahun pertama menggunakan anggaran Rp 65 miliar dan sisanya tahun kedua.
“Untuk pembangunan kolam renang, dulu kami mendapat hibah dari  Pertamina senilai Rp 1 miliar. Sedangkan untuk pembangunan gedung baru FIK dianggarkan dari universitas sendiri. Gedung multifungsi indoor nantinya dibangun untuk olahraga basket, kami juga akan melengkapi fasilitas dengan peralatan fitness,” ungkapnya.
Terdata dari total 54 dosen FIK UM, 18 diantaranya telah bergelar doktor. Sehingga pihaknya berkomitmen, selain sarpras kompetensi SDM juga akan terus ditingkatkan. Bahkan, rencananya FIK UM akan mempersiapkan blended learning pada semester depan. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :