Sukses Pengobatan Gratis FK UB di Desa Pandansari Poncokusumo

MALANG - Dalam melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UB mengadakan Pengobatan Gratis (Petis) di Dusun Krajan, Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo pada Minggu, (13/8). Kegiatan rutin tahunan ini merupakan program yang untuk mahasiswa semester awal sebagai pendidikan, penelitan dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang dilaksakan selama empat hari, 10-14 Agustus tersebut diikuti oleh 540 peserta. Yang terdiri dari beberapa mahasiswa program studi Kedokteran, Farmasi, Gizi, Keperawatan dan Kebidanan. Sebelum melaksanakan pengabdian dengan mengadakan Petis, para peserta telah dibekali persiapan kurang lebih selama sembilan bulan .

“Sebelum peserta menjalankan tanggung jawab, mereka akan diberi pembekalan pada masa pra pemnas. Seperti pelatihan Bahasa Jawa dan materi kesehatan dari setiap program studi,” ujar Ketua Panitia Raden Rachmad Aditya kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, kegiatan hari pertama dengan mengadakan sholawat akbar dan bincang kesehatan. Dengan penyuluhan bertema Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hari kedua, adalah penyuluhan kesehatan dengan memberi beberapa materi mulai dari kebutuhan gizi seimbang, proses pengolahan makanan yang baik, pemanfaatan toga dan keselamatan kerja.
“Untuk bina kesehatan, kita lakukan penyuluhan kesehatan kepada beberapa warga yang terdiri dari 100 rumah di Dusun Krajan, Desa Pandansari. Penyuluhan memang tidak kita lakukan kepada seluruh warga desa, karena kriteria yang digunakan adalah rumah yang memiliki sanitasi kurang baik dari survey yang kita lakukan sebelumnya,” terang Adit.
Untuk hari ketiga, digelar acara puncak Petis. Tujuan kegiatan ini memberikan solusi kuratif dari penyakit yang banyak diderita warga Dusun Krajan. Khususnya warga yang kurang mampu untuk berobat ke rumah sakit.

“Intinya kita mendatangkan rumah sakit ke desa dalam bentuk pengobatan gratis,” imbuhnya,
Pengobatan gratis yang dilaksanakan di halaman balai Desa Pandansari kemarin, didatangi oleh 200 warga. Penyakit yang umumnya diderita warga adalah Gastritis, Ispa, Mialgia, Asam Urat, dan Diabetes. Sedang untuk pengobatan dilakukan oleh empat dokter dari FK UB.
Pengobatan gratis itu bisa berlangsung berkat kerjasama dengan perangkat Desa Pandansari, Babinsa, FPRB Bala Kencana dan Linmas. Selain itu, ia berharap dengan program yang setiap tahunnya dilakukan di berbagai desa itu, nantinya bisa meningkatkan rasa kepedulian, solidaritas, dan empati terhadap lingkungan sekitar.
“ Serta kita juga bisa memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.(mg20/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...