Hidroponik Tak Harus Mahal


MALANG - Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mengajarkan cara pembuatan tanaman hidroponik kepada warga kelurahan Candirenggo, Singosari. Media yang dikenalkan dalam pelatihan ini lain dari biasanya, yakni menggunakan bahan bekas.
Purwaning Rohmah, mahasiswa UM menjelaskan, masyarakat pada umumnya berpikir bahwa hidroponik menghabiskan biaya yang besar dalam pembuatan dan penggunaannya.
“Hal ini tidak perlu dirisaukan lagi karena ternyata biaya tersebut dapat ditekan seminimal mungkin dengan memilih opsi media hidroponik sederhana yang memanfaatkan barang-barang bekas dalam pembuatannya,” ungkapnya.
Karena itulah, mahasiswa UM yang tergabung dalam KKN UM Candirenggo 2018 berinisiatif untuk mengajak ibu-ibu PKK dan warga sekitar untuk membudidayakan sayuran menggunakan media hidroponik sederhana melalui “Gerakan BuSaPonik Sederhana (Budidaya sayuran menggunakan Media Hidroponik Sederhana)”. Pelatihan digelar, Minggu, (10/06/18) di RT 05 RW 08 Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.
Acara dimulai dari sesi sosialisasi singkat terkait hidroponik, kemudian dilanjutkan dengan praktik secara langsung bersama pemateri.
“Selain materi juga diberikan praktik, sehingga diharapkan peserta dapat lebih paham cara  pembuatannya,” tegasnya.
Peserta membuat media hidroponik sederhana dengan barang-barang bekas yang dimiliki, dimana sebelumnya telah diinstruksi panitia untuk dibawa saat acara. Selebihnya, untuk bahan, bibit, dan perlengkapan tambahan telah disediakan panitia. Peserta terlihat sangat tertarik dan antusias dalam pembuatan media hidroponik sederhananya masing-masing. Terbukti, dengan perhatian yang dipusatkan pada pemateri, banyaknya pertanyaan yang diajukan terhadap pemateri dan panitia dalam proses pembuatan, serta hasil media hidroponik sederhananya masing masing yang tampak memuaskan.
Ketua pelaksana Nanda Satria Anggara mengatakan, gerakan ini diselenggarakan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK dan warga sekitar agar lebih produktif, kreatif, dan inovatif dalam memenuhi kebutuhan keluarga masing-masing. Atau bahkan mengangkat perekonomian keluarga dengan menjual hasil BuSaPonik Sederhana sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Candirenggo. BuSaPonik Sederhana juga mendukung beberapa program PKK yang tercantum dalam 10 program yaitu pangan, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat. (oci/sir)

Berita Terkait

Berita Lainnya :