MA Al Irtiqo’ Kirim Siswa ke Turki


MALANG - Madrasah kekinian Kota Malang yang terletak di Jl. Wilis no. 11, Madrasah Aliyah Al Irtiqo’ yang berada di bawah naungan Yayasan Ariosan Kota Malang baru saja menyelenggarakan acara Pelaporan Hasil Belajar dan Pelaporan Pencapaian Tahfidz sekaligus Penutupan Proses Belajar Mengajar (PBM) tahun ajaran 2017-2018.
Acara yang diselenggarakan Kamis, 8 Juni 2018 di Aula MA Al Irtiqo’ tersebut, berjalan lancar dan santai dengan dimeriahkan penampilan siswa siswi yang berpidato bahasa Arab serta penampilan Parade Al-Qur’an. Yang menarik, madrasah ini pun memberikan penghargaan kepada tiga siswa-siswinya yang terbaik, yaitu berupa tiket perjalanan untuk wisata religi ke negara Turki. Ketiga siswa itu, peringkat 1 Aulia Aninda Rahmalita, peringkat 2 Miftahul Rizqi dan peringkat 3 Adhilla Nanda Fitrah Ilham.  
Alamsyah Kepala MA Al Irtiqo’ menyampaikan MA Al Irtiqo’ ini  adalah madrasah yang menggabungkan konsep tradisi Islam klasik dan teknologi modern dengan sistem boarding school yang memiliki keunggulan, yaitu jurusan IPA bernafas Islam (Islamic Science), tahfidz dan Tahsin Al-Qur'an minimal 15 Juz dan target 30 juz selama tiga tahun.
‘’Lingkungan belajar berbasis Bilingual Practice dan ekstra kurikuler Bahasa Turki, sorogan kitab kuning, memberikan pembimbingan wirausaha yang ditunjang dengan beberapa usaha di bawah naungan Yayasan Ariosan, menggunakan sistem Pembimbingan Akademik (PA), pembelajaran Multidisipliner, pembelajaran berbasis TIK dengan satu Komputer untuk satu siswa-siswi dalam kelas serta fasilitas full wifi,’’ terangnya kepada Malang Post.
Tidak hanya itu saja, lanjut Alamsyah, tenaga Pengajar Muda yang Ahli dan Profesional di bidangnya yang 80 persen lulusan S2 dari PTN/PTS di Kota Malang yang linier di bidangnya. Sekolah ini juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar di Turki dan beberapa negara Asia lainnya, dan memberikan kesempatan kepada siswa-siswi untuk mengikuti lomba di luar negeri.
“MA Al Irtiqo’ insyaAllah akan menjadi jawaban bagi para orang tua yang menginginkan buah hatinya untuk menjadi penghafal Al-Qur’an yang selalu bermesraan dengan kalam Ilahi, dan sekaligus sebagai rumah yang tepat bagi anak yang bermimpi tidak hanya pintar dalam bidang umum, tetapi juga pintar dalam bidang agama. Terutama mewujudkan mimpi untuk  belajar dan jalan-jalan keluar negeri,” tandas sosok berdarah Makassar yang juga alumni jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMM ini. (sir/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...