Raih SPMI, Polinema Lemah di Dua Poin Penilaian


MALANG – Penelitian dan Kemahasiswaan adalah dua hal yang masih harus dibenahi Politeknik Negeri Malang (Polinema). Kedua poin tersebut mendapat skor paling rendah dalam penilaian Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti. Meski demikian, tahun ini, Polinema sukses meraih penghargaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk kategori Politeknik dari Dikti.
Menurut Kepala Kantor Penjaminan Mutu Polinema (KJM) Dr. Luchis Rubianto, dari 32 berkas untuk standar wajib yang telah dikirimkan, dua kriteria tersebut mempunyai nilai terendah.
“Alhamdulillah, kami bisa mengungguli beberapa politeknik di Indonesia. Terutama dalam hal penerimaan mahasiswa,” kata dia.
Dosen teknik kimia ini menuturkan, dari tahun ke tahun penerimaan mahasiswa Polinema menggunakan konsep yang sedikit berbeda dengan perguruan tinggi lainnya. Polinema bekerja sama dengan militer untuk mendidik para calon mahasiswanya.
“Mungkin lebihnya di situ. Kami memberikan hal yang istimewa memang bagi calon mahasiswa baru. Kami ingin membentuk mereka semua untuk disiplin di tangan ahlinya,” tukasnya.
Luchis menyebutkan, standar yang menjadi kriteria penilaian penjaminan mutu diantaranya, perpustakaan, sistem informasi, standar penerimaan mahasiswa baru, standar kemahasiswaan, standar pelaksaan wisuda, alumni, visi misi, sasaran dan tujuan, senat dan standar penjaminan mutu, pengelolaan institusi, kerjasama, dan standar kesejahteraan.
Evaluasi terkait penelitian dan kemahasiswaan yang masih rendah nilainya, sambungnya, akan dibuat program untuk memotivasi para dosen agar bisa melakukan penelitian dan publikasi internasional lebih intens lagi. Sedangkan untuk kemahasiswaan, ia juga mengimbau, para dosen merangsang mahasiswa agar bisa berprestasi dan melakukan kegiatan-kegiatan positif.
“Memang kami harus terus memberikan rangsangan kepada dosen yang bisa memberikan semangat kepada lainnya. Dosen juga harus bisa memberikan kepada mahasiswa motivasi serta semangat agar kegiatan, serta prestasi mahasiswa bisa ditingkatkan,” beber dia.
Direktur
Polinema Dr. Ir. Tundung Subali Patma juga akan mendorong terus dosen agar bisa melakukan penelitian, serta memberikan rangsangan semangat pada kegiatan kemahasiswaan. Hal itu dimaksudkan agar prestasi mahasiswa juga bertambah. Baik prestasi akademik ataupun non akademik.
“Kami akan rangsang terus nantinya para dosen. Mereka punya dua PR. Yakni melakukan penelitian secara intens dan memotivasi para mahasiswa agar bisa poduktif dan berkarya,” pungkasnya.(sin/oci)

Berita Lainnya :

loading...