ITN Kelola 17 Unit Bisnis


MALANG - PTS yang awalnya berharap pendapatan internal mahasiswa, sesuai akreditasi tidak boleh bergantung terus pada satu sumber. Sehingga, dengan membangun unit bisnis pendapatannya nanti dapat digunakan untuk mengembangkan kampus.
“Unit bisnis yang dijalankan PTS tentu berbeda dengan PTN, khususnya dalam hal dana operasional,” ujar Sekertaris Lembaga Bisnis dan Diklat ITN Malang, Mohammad Reza kepada Malang Post.
Reza menambahkan, tantangan PTS sebenarnya pada modal usaha untuk pengembangan unit bisnis tersebut, tidak seperti PTN yang dibantu APBN dan tinggal mengajukan proposal. Sehingga PTS harus pandai menggunakan otomomi kampus dan melihat potensi internal untuk mengembangkan mitra dengan pihak eksternal. ITN saat ini telah mengembangkan 15-17 unit bisnis diantaranya perbankan, kantin, rusunawa untuk mahasiswa, aula kampus satu, serta nantinya aula serbaguna yang sedang dalam tahap pembangunan.
“ITN mengembangkan unit bisnis mulai dari internal dulu seperti penggunaan gedung untuk acara musik, alumni, hingga acara pernikahan dengan penghasilan miliaran. Untuk pengelolaannya sendiri, ITN juga mendayagunakan pegawai lepas dari luar,” tegasnya. (mg3/oci)

Berita Lainnya :

loading...