Diawali Kongres III IKA SMARI AGITAMA

 
MALANG – Rangkaian reuni akbar SMAN 3 Malang dimulai Jumat (18/8) hari ini. Bertempat di Ijen Suite Hotel, digelar Kongres III IKA SMARI AGITMA, ikatan Alumni SMAN 3 Malang. Di hari Sabtu (19/8) besok, pameran industri kreatif akan mengisi perhelatan acara, dan ditutup dengan Gerak Gemilang Agitma. Reuni akbar diperuntukkan bagi sebanyak 20.017 alumni SMAN 3 Malang yang terbagi dalam 65 angkatan, sejak berdirinya SMAN 3 Malang tahun 1952.
Ketua DPP IKA SMARI AGITMA, Bagus Kartiko didampingi Ketua Panitia Reuni Akbar SMAN 3 Malang, Resofianto yang akrab disapa Reso mengatakan dalam kongres akan dibahas perubahan Anggaran Dasar dan penetapan badan hukum perkumpulan, inisiasi dan persetujuan penggalangan dana abadi serta persetujuan pembentukan badan usaha perkumpulan.
“Kami akan catatkan organisasi ini sebagai badan hukum agar mendapatkan pengawasan negara, sehingga tidak bisa main-main dan akan aman kalau membuat dana abadi. Untuk badan usahanya mungkin akan dibuat semacam koperasi, dan ini tepat untuk organisasi kami yang bersifat sosial dan non provit,” ujarnya.
Bertemakan ‘Sinergi Agitma untuk Negeri’, kongres hari ini akan melibatkan kurang lebih 200 peserta dari seluruh Indonesia. Mereka terdiri dari Dewan Pembinan dan Pengurus DPP dan DPC IKA SMARI AGITMA, perwakilan angkatan alumni, peninjau, dan undangan.
Selanjutnya, hari Sabtu (19/8) digelar pameran industri kreatif melibatkan kurang lebih 50 UMKM yang tergabung dalam asosiasi UMKM di Malang Raya. Di antaranya seperti Batik Malangan, Topeng Malangan, oleh-oleh khas Malang, dan lainnya. Sebanyak 23 stand dengan sistem sharing provit, jadi wadah promosi bagi alumni pemilik UMKM, mengingat gelaran nantinya akan dihadiri oleh tamu.
Sedangkan di hari Minggu (20/8) nantinya akan diadakan Gerak Gemilang Agitma 2017 ‘Car Free Day. Pada agenda ini, keluarga besar SMAN 3 Malang akan berpartisipasi dalam agenda car free day di Jalan Ijen, sekaligus sebagai penutup rangkaian gebyar reuni SMAN 3 Malang.
Dengan jumlah 65 angkatan, nantinya paling tidak akan ada tiga generasi alumni SMAN 3 Malang yang berkumpul dan memeriahkan gebyar reuni akbar. Meski terpaut usia jauh, diharapkan seluruh alumni akan saling memanggil dengan sebutan ‘adik,’ atau ‘kakak. Tak  bergerak untuk dirinya sendiri, alumni SMAN 3 Malang diharapkan dapat terus mencintai alamater dan kota Malang dimanapun berada, salahsatunya dengan ikut mempromosikan Kota Malang.
“Alumni sering sekali mengadakan kegiatan dolan bareng di tempat wisata di Malang. Kami dorong mereka untuk membuat postingan yang bagus dan diupload ke sosial media sebagai wadah promosi Malang,” ungkapnya.
Peran aktif alumni untuk almamaternya juga ditunjukkan melalui kegiatan, alumni mengajar,  sharing dan motivasi untuk siswa. Salah satunya yang dilakukan tahun lalu oleh angkatan tahun 1997 dengan memberikan pemaparan pemilihan jurusan kuliah selepas SMA.
“Misalnya, kami arahkan siswa untuk tidak selalu terpaku pada jurusan yang itu-itu saja, misalnya jurusan Teknik, Kedokteran, atau Ekonomi. Pemaparnya hadir langsung dari salah satu alumni yang merupakan penulis skenario film Ainun Habibie,” papar Bagus. Selain itu juga diberikan penyuluhan narkoba, dan kegiatan bermanfaat lainnya.
“Alumni yang sukses adalah mereka yang kembali ke almamater untuk memberikan cara berfikir yang baik. Kami ingin seperti itu,” tutupnya. (mg19/van) 

Berita Lainnya :

loading...