Tentukan Jadi Bos Sejak Mahasiswa

 

MALANG – Seorang calon sarjana teknik, jangan hanya belajar menjadi seorang teknisi atau sejenisnya. Sebab, masa kuliah merupakan periode waktu seseorang berada di usia produktif mengembangkan diri. 
Itulah pesan yang disampaikan CEO PT SMS Indopura, Amal Al-Ghazali dalam kuliah tamu calon mahasiswa baru UIN Maliki Malang, Rabu (16/8). Tema kuliah tamu tersebut, ’Mengembangkan Potensi Diri, untuk Perkembangan Bangsa dan Negara. Kegiatan ini diikuti 688 peserta calon mahasiswa baru Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maliki
Ia memberikan motivasi kepada para calon mahasiswa baru Fakultas Sains dan Teknologi. Dengan backgroundnya sebagai CEO salah satu perusahaan pupuk organik nasional, Amal  membagikan tips dan pengalaman  seputar dunia sains dan teknologi kepada calon mahasiswa UIN Maliki.
Mantan jurnalis itu mengatakan, jika ingin menjadi bos suatu saat nanti, maka harus dimulai ketika seorang calon mahasiswa memasuki dunia perkuliahan. Semuanya dimulai dari mahasiswa. Maka dari itu,ia berpesan, menjadi seorang mahasiswa jangan hanya belajar di bidangnya saja.Sebab, masa kuliah adalah masa dimana seseorang di usia produktif mengembangkan diri.
”Ikuti organisasi apapun yang menarik. Bahkan organisasi tidak jelas sekalipun. Ikuti saja. Nanti akan ada banyak hal yang dipelajari disana terkait softskill diluar intelejensi kalian,” pesannya. 
Ia menekankan, tujuan kuliah, jangan hanya lulus sarjana dengan IPK baik. Sebab hal itu tidak cukup. Sebab, mahasiswa dicetak untuk menjadi pemimpin. Tips lainnya, lanjut dia, seorang mahasiswa yang ingin menjadi seorang bos, atau pemimpin  harus tahu  betul bagaimana posisi dirinya. 
“Seorang mahasiswa harus tau, hari ini, aku ada di mana dan seperti apa, itu tujuannya agar tahu nanti mau kemana. Yang repot ketika kita tidak tahu mau kemana. Karena yang penting adalah kita tahu akan kemana,” tegas dia.
Selain itu, tips lainnya, adalah  jangan takut membayangkan masa depan. Tapi bukan angan - angan. Caranya, terang dia, biasakan tulis tujuan dan visi.
“Tujuan dan visi bebas tanpa batas. Itu tadi saya katakan. Selain jangan pernah melakukan hal hanya dalam bidangnya saja. Untuk pikiran juga jangan terkotak pada satu tujuan, harus menjadi ini,” kata dia.
Ketua Pantia Pelaksana, Mochammad Izdiharudin mengatakan, ia memilih Amal Al Ghazali sebagai pembicara, sebab menurutnya, bidang keahlian dan backgroundnya sesuai dengan calon mahasiswa baru sains dan teknologi.
“Ia CEO bidang pertanian. Yang juga melibatkan kimia, dan teknik di fakultas kami luas. Ada IT juga jadi saya rasa cocok. Selain itu melihat figurnya yang sederhana saya rasa patut dijadikan sebagai teladan adek-adek kami,” katanya.(sin/van) 

Berita Lainnya :