Salut! Siswa SMK Widyagama Terampil Berwirausaha


MALANG - Semarak peringatan hari kemerdekaan dimaknai oleh SMK Widyagama Malang untuk lebih meningkatkan andilnya dalam upaya mencerdaskan bangsa. Sebagai lembaga pendidikan, SMK Widyagama tidak terpaku pada bidang akademik saja, namun juga bekal ilmu dan keterampilan sesuai dengan keadaan di sekolah.
Dituturkan oleh Kepala SMK Widyagama Malang, Mawan Suliyadi, S.Pd., M.Pd, dengan mayoritas siswa berasal dari keluarga kurang mampu dan broken home, otomatis menambah peran sekolah dalam mengawal siswanya. Salah satunya, siswa didorong untuk lebih mandiri secara ekonomi dengan konsep satu siswa satu usaha bagi seluruh siswa kelas X hingga kelas XII.

“Kami dorong mereka untuk membuka usaha online, dan semua siswa kami dorong menjadi agen penjualan pulsa elektrik, PPOB, dan BPJS. Deposit sekolah yang mengisi ke siswa, siswa menerima keuntungan dan setor pembayaran ke sekolah. Hanya dibutuhkan modal ponsel dan kerja keras, kami yakin anak-anak pasti bisa,” ujarnya.
Berbagai usaha juga digeluti siswa. Bagi jurusan teknik dan bisnis sepeda motor, bisnis diarahkan untuk berjualan onderdil/part melalui online maupun non online secara langsung. Sekolah juga menyiapkan dua bengkel untuk dikelola siswa beserta dengan alumni.
“Siswa sangat antusias. Bahkan untuk memenuhi permintaan onderdil original kita sampai beli sepeda motor bekas dengan surat lengkap, untuk kemudian kami preteli dan kita jual secara pretelan per item atau spare part,” ungkapnya.
Dorongan berwirausaha ini dilatar belakangi oleh cita-cita sekolah untuk memberikan layanan pendidikan kepada siapa saja, dan dengan menerima kekurangan siswa. Bagi beberapa industri, lanjut Mawan, terdapat beberapa persyaratan yang diberlakukan oleh perusahaan misalnya tinggi minimal 165 sentimeter untuk siswa laki-laki dan 156 sentimeter bagi siswa perempuan, syarat tidak buta warna dan sebagainya.
“Tetapi kami akan dengan senang hati menerima dan mengawal mereka dengan menggali potensi lain yang dimiliki, salah satunya dengan berwirausaha secara mandiri. Dan ini akan terus dipantau sekolah sampai mereka siap berwirausaha di masyarakat,” sambungnya.
Dengan memetakan siswa sesuai dengan tujuannya, yakni kerja, kuliah dan berwirausaha, akan lebih berfokus pada pendampingan siswa mencapai tujuan. Namun yang terpenting, siswa wajib memiliki usaha untuk kemandirian ekonominya maupun membantu keluarganya.
Upacara peringatan kemerdekaan SMK Widyagama Malang yang dilangsungkan bersama dengan SMA Widyagama, Stikes Widyagama dan Universitas Widyagama Malang dalam naungan Yayasan Pembina Pendidikan Indonesia Widyagama Malang (YPPIWM) menjadi kekuatan baru bagi SMK Widyagama untuk berpartisipasi dalam dunia pendidikan dalam corak keaneragaman suku, ras, budaya, agama, ada istiadat di lembaga tersebut. (mg19/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :