Target Piala ke-6 PIMNAS, UB Santuni Anak Yatim


MALANG - Suasana khidmat penuh semangat mewarnai acara pelepasan kontingen Universitas Brawijaya (UB) di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-30. Tahun 2017, sebanyak 31 judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UB berhasil lolos melaju ke PIMNAS yang akan diselenggarakan di Universitas Muslim Indonesia, Makassar pada 23-28 Agustus 2017 mendatang.
Pelepasan yang digelar di Masjid Rektorat UB, kemarin juga menghadirkan anak yatim piatu. Mereka berdoa bersama untuk kesuksesan tim UB yang akan berjuang merebut juara. Acara ini juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada yatim piatu.
Wakil Rektor III UB Prof Dr Ir Arief Prajitno MS mengatakan, melalui doa bersama ini, diharapkan UB mampu merebut kembali predikat juara umum ke-6. Ia menargetkan, 31 judul yang lolos menjadi kontingen UB di PIMNAS bisa mewujudkan target tersebut. Sebab, sejak dua tahun lalu, UB termasuk salah satu universitas yang mengirimkan peserta terbanyak.
”Tahun lalu, ada 32 judul yang lolos. Pada 2015, ada 35 judul. Dua tahun berturut-turut kami menjadi peserta terbanyak di PIMNAS,” beber  guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UB itu.
Arief membeberkan, tradisi juara ini berhasil diraih karena UB telah menanamkan kepada mahasiswanya untuk rajin melakukan penelitian sejak masih menjadi mahasiswa baru (maba). Arief berpesan, agar para peserta yang akan berangkat, bisa yakin sepenuhnya untuk bisa menang meraih juara. Menurutnya, peserta harus optimis ketika berada di medan perangnya nanti. Sebab, lanjut Arief, usaha yang selama ini dipersiapkan harus bisa memberikan suntikan motivasi mereka.
Dukungan universitas, lanjutnya, diharapkan bisa menjadikan semangat pula bagi 31 tim PIMNAS. Selain bentuk dukungan dana, pihak UB langsung mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau mematenkan penelitian dari mahasiswanya tersebut. Sebab, UB tengah getol mencari prestasi internasional.
”Saya rasa bentuk dukungan dari rektorat ini cukup luar biasa. Ada 126 judul dari sekitar 600 mahasiswa yang sudah masuk tahap monitor dan evaluasi (monev),” katanya.
Ada dua tahap monev yang telah dilakukan untuk menggodok para calon kontingen UB ini. Pertama, monev internal, yakni mahasiswa akan di-monev oleh tim dosen yang berpengalaman di bidang PKM. Kedua, monev eksternal, yakni mahasiswa akan di-monev oleh tim pendidikan tinggi (Dikti). Dari situ akan diketahui siapa yang akan lolos menuju Pimnas.
Sementara itu, Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mochammad Bisri, MS juga berpesan kepada para peserta, untuk selalu berikhtiar.
“Kunci kesuksesan adalah, dengan doa dan berikhtiar. Kekuatan utama doa. Dengan doa,maka kesuksesan akan cepat diraih,” pungkasnya. (sin­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :