Aktualisasi Pendidikan Karakter, Siap Lahirkan Generasi Cinta Tanah Air

 
DALAM mengaktualisasikan program Pengembangan Pendidikan Karakter  (PPK), SDK Mardi Wiyata 1 unit Celaket 21 menggelar beberapa kegiatan di Bulan Agustus ini. Karakter yang dimaksud adalah karakter nasionalisme yang berkaitan dengan materi Cinta Tanah Air. 
SDK Mardi Wiyata 1 menggelar berbagai kegiatan, diawali lomba kepramukaan yang dilangsungkan pada (14/8) lalu, bertepatan dengan Hari Pramuka yang ke-56. Kemudian dilanjutkan dengan agenda kirab budaya yang diselenggarakan pada (16/8), bersama dengan SMPK dan SMAK Frateran yang berada di satu komplek dan satu yayasan yang sama. Kegiatan Agustusan ini ditutup dengan Upacara Kemerdekaan RI yang juga digelar bersama di lapangan SDK Mardi Wiyata 1 Jalan Jaksa Agung Suprapto.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan agenda SDK Mardi Wiyata 1 dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Maka, dengan semangat kebangsaan, seluruh civitas SDK Mardi Wiyata 1 melaksanakan program tersebut demi mewujudkan generasi yang cinta tanah air.  
“Ini berupakan bagian dari penerapan pendidikan karakter nasionalisme. Karekter ini juga kami kembangkan dengan agenda rutin setiap hari Senin,” ucap Edik Joko Yuhono, S.Pd, Kepala Sekolah. 
Dalam setiap pekannya, tepat di hari Senin, SDK Mardi Wiyata 1 menggelar upacara bendera, menyanyikan lagu nasional, mempelajari sejarah kepahlawanan dan Bahasa Indonesia. 
“Ini penting agar anak-anak semakin cinta kepada bangsanya,” tambah Edik.   
Seangat cinta tanah air juga diperliatkan oleh siswa-siswi SDK Mardi Wiyata 1 melalui kegiatan kirab budaya. Dengan mengenakan berbagai baju adat daerah nusantara, mereka tampil memperkenalkan kekayaan budaya bangsa pada masyarakat Kota Malang. Dengan demikian maka secara otomatis, siswa akan semakin kenal dan belajar mencitai budaya bangsa sendiri.   
Selain karakter nasionalisme, SDK Mardi Wiyata 1 secara sistematis dan terkonsep, juga mengembangkan pendidikan karakter di bidang lain. Seperti karakter mandiri, integritas, gotong royong dan spiritualitas.  Setiap hari selasa, sekolah membina siswa untuk kompetitif di bidang bahasa, baik bahasa daerah maupun Bahasa Inggris. Ini merupakan pengembangan dari karakter mandiri.
Hari Rabu ada karakter integritas yang berkaitan dengan kelembagaan. Para siswa menyanyikan lagu Mars Mardi Wiyata dan membaca visi misi sekolah. Di Hari Kamis ada karakter gotong royong yang implementasinya pada kebersaamaan. Seperti senam bersama dan kerja bakti. Sementara di Hari Jumat, ada program karakter religius. Dirumuskan dalam istilah Jumat bersih, sehat, suci dan peduli.
Maksudnya adalah kebersihan  diri, makanan yang sehat, literasi kitab suci dan tabungan untuk menyambung solidaritas kepada kaum yang membutuhkan. “Rumusan pengembangan pendidikan karakter ini sudah kami lakukan dengan sangat baik. Termasuk diantaranya yang berkaitan langsung dengan bidang akademik,” terang Edik.
Sebagai sarana pembelajaran yang ada hubungannya dengan pembelajaran tematik, SDK Mardi Wiyata 1 kini memiliki taman edukasi. Di taman ini, siswa dapat melakukan observasi flora dan fauna untuk semakin memahami materi pelajaran di kelas. Teman edukasi ini telah diresmikan sebelum memasuki tahun ajaran baru oleh Fr. M. Vincensius, BHK selaku Kepala Sub Perwakilan Malang Yayasan Pendidikan Mardi Wiyata. (imm/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :