SMK Telkom Raih Penghargaan Sekolah Keren


Malang Post, Baru-baru ini, SMK Telkom Malang mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah Keren dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas). Penghargaan ini datang atas upaya sekolah mensinergikan tiga komponen, yakni siswa, masyarakat dan wali murid dalam proses pendidikannya.
Kepala SMK Telkom Malang Hendy Andriyanto mengungkapkan, program yang menjadi poin kemenangan bagi SMK Telkom yakni adanya kemitraan antara keluarga, masyarakat dan sekolah. Salah satunya yakni dengan mengundang seluruh pengelola kos sebagai elemen masyarakat untuk hadir di sekolah pada bulan November tahun lalu.
“Sekitar enam puluh hinga tujuh puluh siswa kami berasal dari luar kota Malang, sehingga peran pengawasan juga berlaku untuk orang tua kos. Kami mengundang mereka beberapa waktu yang lalu dan meminta mereka menjaga anak-anak seperti anak kandungnya sendiri,” ujar Hendy.
Dengan jam belajar sampai pukul 17.00 WIB, tentu sekolah hanya dapat mengawasi siswa sampai waktu tersebut. Jauh dari orang tua, bapak dan ibu kos yang berperan sebagai orang tua di Malang diharapkan memiliki kontribusi aktif dalam pengawasan siswa.

“Kami berharap masyarakat berkontribusi dalam kaitannya dengan sekolah. Kami ingin mengajak mereka untuk lebih banyak berkontribusi dalam kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Selain pengelola kos, poin lebih juga diberikan atas upaya sekolah dalam menghadirkan orang tua siswa untuk turut serta dalam kegiatan berbentuk Parenting Class dan Kelas Inspiratif. Yaitu, siswa diajar oleh orang tua siswa sesuai dengan profesinya. Tujuannya selain lebih mengenal orang tua teman, juga agar materi inspirasi tersebut dapat lebih terserap.

“Bila dengan guru mungkin kurang, kami hadirkan pula orang tua siswa untuk memberikan kelas inspiratif. Ini bentuk sinergi dengan orang tua. Dengan sholat berjamaah di rumah, misalnya, ini juga bisa dikatakan sebagai bentuk sinergi karena pendidikan di rumah selaras dengan apa yang diterapkan di sekolah,” imbuhnya.

Hendy berharap berbagai program baik dapat terus berkelanjutan untuk peningkatan pendidikan di sekolahnya. Meski baru berjalan satu kali semenjak dirinya menjadi kepala sekolah di bulan Oktober tahun lalu, namun ke depan dia akan diurai lebih banyak agenda.

“Untuk kegiatan mengundang pengelola kos, tentu akan kami lanjutkan. Mudah-mudahan kami bisa mempertahankan apresiasi ini sebagai virus penyebar menuju generasi emas masyarakat Indonesia 2020,” imbuhnya.

Penghargaan ini juga diberikan kepada 21 sekolah seluruh Indonesia, dengan tiga diantaranya yakni SMK dan salah satunya SMK Telkom. Selain Sekolah Keren, menurut Hendy, penghargaan ini juga digulirkan Dirjen PAUD dan Dikmas bagi Orang Tua Hebat, Jurnalistik Pendidikan Keluarga, dan Lomba Film Pendek Pendidikan Keluarga. (dhewi bayu larasati/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :