Didik Anak Cinta Lagu Nasional

 
MALANG –  Terik matahari pagi di halaman SDN Gadingkasri kemarin (24/8), seolah tak terasa panas bagi siswanya. Bagaimana tidak, enam anggota Arbanat String Ansamble menghibur mereka dengan menyanyikan lagu-lagu nasional dan lagu daerah dalam lantunan nada dari berbagai alat musik gesek. 
Siswa dibuat terlarut, seolah ikut hanyut. Lagu ‘Merah Putih’ yang selalu terdengar ceria, pagi kemarin dinyanyikan dalam rima khusyuk. Siswa ikut bernyanyi sambil membaca lirik lagu yang sebelumnya telah dibagikan. Lagu daerah seperti Lindri, Tukung, dan Jangi Janger, dinyanyikan serentak oleh siswa yang duduk di halaman, mengitari panggung sederhana yang dibuat dadakan.
Meski sepertinya belum familiar, namun lagu daerah seperti Jangi Janger akhirnya dapat dinyanyikan secara serentak setelah hanya satu kali latihan. Bahkan sebelum pertunjukan dimulaipun, sebelumnya siswa sudah nampak terkagum dengan nada yang dihasilkan oleh alat-alat music tersebut. Tak sedikit dari mereka yang menyimak dengan fokus saat pemain masih menyiapkan alat musiknya.
Tak hanya menyanyikan lagu yang sudah dikenal saja, Arbanat String Ansamble juga menyanyikan lagu yang telah diubah liriknya dengan kalimat-kalimat motivasi untuk belajar. Lebih menarik agar terserap oleh siswanya, lirik dinyanyikan dengan bahasa Jawa.
Ketua Komunitas Arbanat String Ansamble, Ugik ‘Arbanat’ mengatakan setiap bulan Agustus, komunitasnya mengadakan roadshow untuk mengenalkan lagu-lagu nasional dan lagu daerah kepada siswa SD. 
“Berangkat dari keprihatinan kami terhadap kurangnya pengetahuan siswa pada lagu nasional dan daerah yang sekarang ini sepertinya semakin sulit dipahami anak-anak karena hadirnya musik modern. Jadi, kami akhirnya sepakat untuk membuat roadshow di awal tahun 2000 lalu,” katanya.
Enam personal Arbanat String Ansamble diantaranya memegang biola, viola, kulcapi, dan cella. Nama Arbanat sendiri diambil karena komunitas ini memainkan alat musik gesek.Sebelum bertandang ke SDN Gadingkasri, sehari sebelumnya mereka menghibur siswa di SDN Kepuharjo, kabupaten MAlang dan hari ini akan bermain di hadapan siswa SDN Tulungrejo 5, Batu.
“Kami memilih sekolah secara acak, namun kebetulan kami mengambil sekolah yang letaknya di pinggiran. Sejak dimulainya roadshow ini, kami baru bermain di sekitar 80 sekolah. Semuanya punya respon yang bagus sekali. Semoga tahun depan bisa eksis,” ujarnya.
Menjelang akhir acara, siswa diajak menyanyikan lagu ceria Yamko Rambe Yamko, dengan tangan di atas. Siswa terlihat menikmati acara hingga memberikan tepuk tangan yang meriah menutup lagu terakhir.
Al Habsi Arif Yahya mengaku diantara delapan lagu yang ditulis dalam lembaran lirik lagu, dia belum pernah mengenal tiga lagu.
“Lagu Lindri, Tukung, dan Jangi Janger itu belum pernah tau, tapi ternyata bagus sekali,” katanya. Siswa kelas enam SD itu juga berharap semoga selanjutnya Arbanat String Ansamble dapat hadir lagi di sekolahnya untuk membawakan lagu-lagu baru. (ras/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :