magista scarpe da calcio Kampanye Lingkungan, Ajak Orang Tua dan Siswa Berekspresi dalam Lukisan


Kampanye Lingkungan, Ajak Orang Tua dan Siswa Berekspresi dalam Lukisan


 
AULA SDN Blimbing 3 Malang yang luas dan biasanya nampak kosong, siang kemarin terlihat berwarna dengan keberadaan 13 lukisan ukuran besar hasil karya siswa dan orang tua. Meski terlambat, Kepala SDN Blimbing 3, Suryatiningsih, S.Pd., MM memang sengaja menjadikan momen HUT RI untuk pelaksanaan kegiatan lomba. Seluruh siswa dan orang tua dikerahkan dan ikut ambil bagian dalam lukisan. Bertema kampanye lingkungan hidup, ajang ini sekaligus sebagai agenda sekolah bersiap diri dalam gelaran Adiwiyata tingkat Nasional 2018.
"Memang sedikit terlambat untuk perayaan Hari Kemerdekaan, tapi karena memang proses pembuatan lukisannya memerlukan waktu yang panjang," katanya.
Prosesnya tergolong unik. Setiap orang tua dan siswa dijadwalkan piket melukis, dan melaporkan kegiatannya piketnya dalam bentuk laporan administrasi dan foto pelaksanaan. Dalam satu hari, kurang lebih empat hingga lima orang tua siswa datang ke sekolah untuk memproses lukisan yang telah dikonsepkan sebelumnya.
"Kadang setiap pagi mereka datang bersamaan dengan mengantar siswa lalu naik ke aula untuk piket lukisan. Yang lainnya datang waktu istirahat dan melukis bareng dengan anak-anaknya. Seru sekali kalau sudah begitu. Melukisnya sambil bawa bekal, jadi kekeluargaannya terjalin kental," sambungnya.
Sebagai agenda rutin tahunan, kegiatan ini memperebutkan piala bergilir. Tahun lalu dengan konsep yang sama, mural siswa dan orang tua kelas 1B menjadi juaranya. Untuk tahun ini, penilaian dari segi estetika ditentukan oleh tiga orang juri yakni Abdul Rahman Prasetyo dari  Jurusan Seni Rupa Fakultas Sastra UM, Sumo dan Alfan dari Dewan Kesenian Malang.
Sedangkan sisi administratif meliputi partisipasi peserta, dinilai oleh sekolah. Pengumuman pemenang akan dilangsungkan hari Sabtu mendatang berbarengan dengan giat jalan sehat.
"Yang juara pertama akan ditempelkan di selasar gedung sekolah yang letaknya paling depan," kata Suryatiningsih.
Setiap mural menggunakan media kalsiboard dengan ukuran 1.2 x 2.4 meter. Sekolah memperbolehkan siswa menggunakan cat jenis apapun untuk membuat mural. Sesuai dengan temanya, beberapa gambar ditampilkan, diantaranya akuarium tiga dimensi, gambar kartun anak-anak, hutan, dan sebagainya.
Suryatiningsih mengungkapkan, kegiatan ini selian untuk kampanye lingkungan juga untuk meningkatkan keterlibatan orang tua siswa terhadap kegiatan di sekolah.
“Di tengah kesibukan orang tua, mereka masih menyempatkan waktu ke sekolah dan bersama mengerjakan piket berdasarkan jadwalnya, itu sudah luar biasa sekali,” imbuhnya. (dhewi bayu larasati/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top