SDM Unggul, Peringkat Unmer Naik

 
MALANG – Universitas Merdeka Malang (Unmer) versi Pemeringkatan Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) berada di peringkat 44 nasional PTN dan PTS. Peringkat ini naik satu tingkat dari tahun 2016 lalu yang menduduki peringkat 45.
Rektor Unmer, Prof. Dr. Anwar Sanusi SE, M.Si mengatakan, dari beberapa kluster, yang mempunyai nilai tertinggi adalah kluster Sumberdaya manusia (SDM). Walaupun tidak lolos 10 besar kluster SDM, namun, Anwar memaparkan, jika diantara tiga kluster penilaian, faktor SDM mempunyai nilai tertinggi.
“Kami mempunyai rasio dosen dan mahasiswa yang seimbang. Tidak menyalahi ketentuan Kemenristekdikti. Selain itu, jumlah doktor dan guru besar juga cukup ideal dari jumlah dosen keseluruhan,” ungkap guru besar ilmu ekonomi itu. Ia menyebutkan, dari jumlah 280 dosen, saat ini Unmer sudah mempunyai 125 dosen, dan 17 guru besar. 
“Sementara idealnya dari Kemenristekdikti adalah, jumlah doctor minimal 30 persen,” kata Anwar. 
Dari jumlah prosentase, Unmer sudah mencukupi ketentuan untuk jumlah doctor. Sedangkan untuk jumlah guru besar saat ini, lanjutnya, Unmer masih terus mengejar. Sebab, menurut Anwar, jumlah 17 guru besar masih kurang. Tahun ini, lanjutnya, sudah akan menambah satu lagi  guru besar.
Anwar melanjutkan, untuk menambah terus jumlah guru besar, ia akan memberikan dorongan kepada para doctor untuk melakukan publikasi yang berstandart internasional scopus. Menurutnya, untuk penelitian dosen-dosen di Unmer sudah tidak perlu lagi diminta, mereka sudah sadar akan tugas dan tanggungjawabnya tersebut.
“Kalau soal penelitian mereka semua sudah sangat sadar, mereka rajin. Namun untuk melakukan publikasi ini yang perlu terus didorong,” kata dia.
Untuk meningkatkan jumlah publikasi, Anwar mengungkapkan, ia akan menggalakkan kembali adanya Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).  Sebab Anwar mengungkapkan, pemberdayaan HAKI selama ini masih kurang. “Upaya pengingkatkan publikasi melalui HAKI selama ini kurang. Mulai sekarang, HAKi digalakkan lagi, sebab potensi penelitian di Unmer saya rasa sangat baik, sebab banyak karya yang juga disitasi, atau dikutip oleh penulis lain,” pungkasnya. (sin/oci)

Berita Lainnya :

loading...